• Selasa, 28 Juni 2022

Adakah Kaitan antara Hepatitis Akut pada Anak dengan Vaksinasi Covid 19, Inilah Suara Kemenkes!!

- Kamis, 5 Mei 2022 | 18:47 WIB
Kemenkes membantah pendapat yang mengaitkan penyakit hepatitis akut dengan vaksinasi Covid 19.
Kemenkes membantah pendapat yang mengaitkan penyakit hepatitis akut dengan vaksinasi Covid 19.


KLIKANGGARAN – Penyakit Hepatitis akut pada anak menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai saat ini belum diketahui penyebabnya.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) seperti dinyatakan oleh Lead Scienties untuk kasus Hepatitis akut dr. Hanifah Oswari dalam keterangan persnya pada Kamis (5/5/2022) membantah jika ada pendapat yang mengaitkan antara penyakit Hepatitis akut pada anak dengan vaksinasi Covid 19.

“Kejadian yang dihubungkan dengan vaksin COVID-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi COVID-19,” kata dr. Hanifah.

Baca Juga: Tak Bisa Lebaran Bareng Doni Salmanan, Ini Postingan Dinan Fajrina di Media Sosial

Dokter Hanifah lebih lanjut menyampaikan bahwa sampai saat ini juga belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya dengan virus COVID-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan).

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan, pencegahan, dan pengendalian Infeksi hepatitis akut pada Anak, pemerintah telah menerapkan beberapa langkah dalam mengatasi perjalanan penyakit hepatitis akut itu.

Baca Juga: Inilah Aktor Raden Topo Wresniwiro yang Muncul di Doctor Strange in the Multiverse of Madness Doctor Strange 2

Pemerintah juga sudah meminta tenaga kesehatan (nakes) dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk menerapkan pencegahan dan mengendalian infeksi untuk pengendalian khususnya virus.

Selain itu, lanjut dr. Hanifah, pemerintah sudah menunjuk ke Rumah Sakit Sulianti Saroso dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjadi rujukan untuk pemeriksaan spesimen hepatitis akut karena ada banyak hal yang harus di investigasi.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: InfoPublik.id.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X