• Selasa, 29 November 2022

Kejari Lubuklinggau Diminta Ekspos Perkara Korupsi Masker Diskop UKM Musi Rawas

- Kamis, 7 April 2022 | 21:17 WIB
Koordinator KMAKI, Boni Belitong - (Dok. Iyan - KLikanggaran)
Koordinator KMAKI, Boni Belitong - (Dok. Iyan - KLikanggaran)

KLIKANGGARAN -- Koordinator Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (KMAKI), Boni Belitong, menyatakan bahwasannya pihaknya meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau untuk segera membuka ke publik terkait penanganan perkara dugaan korupsi pada pengadaan masker di Dinas Koperasi (Diskop) UKM Kabupaten Musi Rawas.

Boni mengatakan, bahwa perkara tersebut telah berlarut-larut namun belum diketahui sudah sampai dimana proses penyidikannya.

"Perkara ini sudah seharusnya diketahui khalayak publik, sebab menjadi pekerjaan rumah Kejari Lubuklinggau dikarenakan setiap proses pemeriksaan hingga tingkat tahapan selalu terekspos, tetapi belakangan ini statusnya belum tahu sudah sampai dimana, sebab untuk perkara yang masih baru sudah dilakukan penetapan tersangka, seperti perkara korupsi dana hibah Bawaslu Muratara," ujar Boni Belitong, melalui keterangannya di Palembang, Kamis (7/4).

Dijelaskan Boni, apapun hasil dari pemeriksaan terkait perkara dugaan korupsi pada Diskop UKM Musi Rawas harus turut diungkap juga ke Publik.

Baca Juga: Perkara PTSL Kota Palembang Disoal, KMAKI Harapkan Pemberi Grarifikasi Tersangka

"Hal ini wajib dilakukan agar trust publik terhadap Kejari Lubuklinggau semakin meningkat, apapun hasilnya juga harus diungkap ke publik, sekalipun perkara itu sudah SP3," ungkapnya.

Oleh karenanya, kata Boni, KMAKI mengharapkan agar Kejari Lubuklinggau juga melakukan ekspos untuk perkara dugaan korupsi pengadaan masker pada Diskop UKM Musi Rawas.

"Kita berharap perkara ini segera diekspos agar tidak menjadi PR menahun, jangan sampai ada anggapan bahwa dalam penanganan korupsi penuh dengan tekanan dan intervensi pihak luar," tandasnya.

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X