• Kamis, 8 Desember 2022

Potret Keadaan Sekolah YPIP Peris Pendopo di Era Jajahan Belanda 1934, Jepang dan Zaman Kemerdekaan

- Minggu, 3 April 2022 | 10:14 WIB
Sekolah Peris sekitar tahun 1960 (Buku Riwayat Peris)
Sekolah Peris sekitar tahun 1960 (Buku Riwayat Peris)

KLIKANGGARAN -- Sekolah Yayasan Perguruan Islam Pendopo (YPIP) Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) adalah satu-satunya sekolah tertua yang ada di Kota Pendopo.

Sekolah YPIP Pendopo ini berdiri pada tahun 1934 atau jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

Dalam bukunya yang berjudul "Buku Riwayat Peris" yang dikeluarkan oleh Yayasan YPIP Pendopo, di sebutkan, jika sekolah ini awalnya berdiri dengan nama Nederland Islametische School (NIS).

Lalu berubah menjadi Peris, kemudian berubah lagi dengan nama Yayasan Perguruan Islam Pendopo (YPIP).

Baca Juga: Ikuti Kiprah Mantan Gubernur Sumsel, Asnawi Mangku Alam Yang Pernah Jadi Guru SD YPIP Peris Pendopo

YPIP Pendopo zaman penjajahan sekitar tahun 1930

Di sekitar tahun tiga puluhan perusahaan minyak yang pada waktu itu masih bernama N.K.P.M mulai melebarkan sayapnya ke Pendopo. Pada saat ini selain dari pada penduduk asli banyak juga didatangkan pegawai-pegawai yang berasal dari daerah-daerah dan pulau pulau lain. Dari pegawai NKPM inilah selagi duduk-duduk di langgar yang amat sederhana yang beratapkan rumbia, setelah selesai sembahyang Isya, timbul suatu gagasan untuk membuat sebuah langgar baru yang lebih bagus beratapkan genting.

Supaya pelaksanaan pembangunan ini berjalan dengan lancar, maka dibentuklah sebuah panitia. Dari panitia yang terbentuk ini akhirnya timbul gagasan yng lebih maju lagi untuk membentuk sebuah perkumpulan yang nantinya bergerak dibidang sosial. Perkumpulan yang akhirnya terbentuk juga diberikan nama Pergoeroean Islam" atau disingkat dengan PERIS. Simbol yang dipergunakan ialah bulan dan bintang yang bersinar terang dengan semboyan akan memberikan cahaya penerangan bagi masyarakat Indonesia yang pada saat itu berada dalam kegelapan.

Langgar yang diidam-idamkan itu terlaksana pembangunanya atas bantuan masyarakat dalam waktu yang relatip singkat. Langgar inilah yang pada tahun tiga puluhan itu dan tahun empat puluhan memegang peranan penting sekali dalam bidang Agama, Pedidikan, Pembangunan. Dari langgar inilah tercetus segala ide dan gagasan yang nyatanya bermanfaat sekali bagi masyarakat di sekitarnya.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X