Rencana Penerapan PTM 100 persen di Sekolah, Berikut Rekomendasi Lengkap dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

- Minggu, 2 Januari 2022 | 18:32 WIB
Ilustrasi PTM Terbatas (Satgas Covid 19)
Ilustrasi PTM Terbatas (Satgas Covid 19)

 

KLIKANGGARAN – Pemerintah mewajibkan sekolah di semua tingkat satuan pendidikan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen mulai Januari 2022.

Terkait hal itu, Ikatan Dokter Indonesia atau IDAI memberikan sejumlah rekomendasi untuk pelaksanaan PTM terbatas tersebut.

Pemberian rekomendasi itu didasarkan pada sejumlah pertimbangan yaitu sudah ditemukan varian Omicron di Indonesia; Data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus COVID-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir; Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat imunisasi COVID-19.

IDAI merekomendasikan, PTM terbatas dilakukan di sekolah dengan sejumlah ketentuan antara lain:

Baca Juga: Aturan Baru, Sekolah Wajib Melakukan PTM Terbatas Mulai Semester Genap 2021/2022 atau Februari Tahun Depan

1. Untuk membuka pembelajaran tatap muka, 100% guru dan petugas sekolah harus sudah              mendapatkan vaksinasi COVID-19.
2. Anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi COVID-19 lengkap 2 kali      dan tanpa komorbid.
3. Sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama seperti: wajib menggunakakan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah; menyediakan fasilitas cuci tangan; menjaga jarak; tidak makan bersamaan; memastikan sirkulasi udara terjaga; mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek COVID-19.

Baca Juga: Ponpes As-Sunnah Diserang Sekolompok Massa, Penyebabnya Ternyata Potongan Video Ceramah seperti ini

Sementara itu untuk kategori anak usia 12-18 tahun IDAI memberikan sejumlah rekomendasi yaitu :
1. Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 % jika tidak adanya peningkatan kasus COVID-      19 di daerah tersebut; dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.
2. Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50% luring, 50% daring) dalam            kondisi berikut:
• Masih ditemukan kasus COVID-19 namun positivity rate dibawah 8%.
• Ditemukan transmisi lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan.
• Anak, guru, dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 100%.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: IDAI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi dan Nasdem Memanas, Isu Reshuffle Kabinet Mencuat

Selasa, 27 Desember 2022 | 20:25 WIB
X