• Sabtu, 29 Januari 2022

MAKI Sumsel Bakal Laporkan Dugaan Korupsi Pekerjaan Jalan Kerengak

- Senin, 22 November 2021 | 15:50 WIB
Jalan Kerengak (Dok.Klikanggaran.com/Iyan)
Jalan Kerengak (Dok.Klikanggaran.com/Iyan)

KLIKANGGARAN - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), bakal melaporkan pekerjaan Jalan Kerengak ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel.

Pasalnya, MAKI Sumsel menemukan kejanggalan pada pekerjaan Jalan Kerengak di Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau. Lokasi pekerjaan tepatnya di samping Masjid An-Nasir Sohe yang menelan anggaran senilai Rp4,95 miliar.

Koordinator MAKI Sumsel, Boni Belitong, menuturkan bahwasannya pihaknya menemukan dugaan potensi korupsi pada pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Salurkan Bantuan Modal Usaha, Dompet Dhuafa Kaltim dan Vitalis Hadir untuk Orang Tua Tunggal

"Informasi yang kita ketahui bahwa jalan tersebut dibangun sepanjang 730m dengan lebar 7m dan tinggi kurang lebih 25cm, akan tetapi pagu anggaran tersebut sangat besar, sehingga diduga berpotensi korupsi dengan dugaan adanya modus mark up pada harga satuan," ujar Koordinator MAKI Sumsel, Boni Belitong, melalui keterangannya, Senin (22/11).

Dikatakan Koordinator MAKI Sumsel, indikasi korupsi tersebut setelah diketahui adanya informasi bahwa jalan tersebut tidak menggunakan besi 16 ulir sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Tak Ada Koordinasi dalam Penyediaan Satelit di Kemenkominfo, Uang Negara Boros Sebesar Rp98,2 M

Besi 16 ulir yang diduga hanya ditancapkan pada Jalan Kerengak (Dok.Istimewa)

"Informasi dari pekerja itu sendiri yang kita dapatkan, jalan itu tidak menggunakan besi 16 ulir atau besi pada bagian tengah nya, hanya saja pada ujung jalan ditancapkan besi 16 ulir sebagai sampel belaka yang panjangnya kurang lebih 50cm, dan diduga hal itu dilakukan untuk mengelabui tim pemeriksa," tegas Boni.

Lanjut dikatakan Boni, dari nilai anggaran tersebut mengindikasikan sangat tidak sesuai.

Porsi anggaran sebesar itu tidak sesuai. Apalagi sudah tidak memenuhi spesifikasi semestinya, sehingga kualitas dan kuantitas nya berkurang. Jadi, mutu bangunan tersebut tidak akan tahan hingga beberapa tahun.

Baca Juga: Anda Gandrung Drakor? Orang Korea Itu Jatuh Cinta pada Negeriku!

"Oleh karenanya, dengan adanya dugaan indikasi korupsi ini, maka akan segera kita laporkan ke Kejati Sumsel untuk segera ditindaklanjuti, dengan catatan akan kita kawal agar pembangunan di Kota Lubuklinggau bisa berkualitas," pungkasnya.

Seperti diketahui, pembangunan Jalan Kerengak dikerjakan oleh PT Bumi Putri Silampari dengan nilai kontrak Rp4,95 miliar yang bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub) Sumsel dan pekerjaan tersebut telah selesai 100 persen.

Mungkin teman Anda tertarik dengan artikel ini, mohon dibantu share kepadanya, ya. Terima kasih telah menjadi pembaca setia klikanggaran.com.

Halaman:
1
2

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X