• Sabtu, 25 Juni 2022

Pasca Premanisme di Kampus UNJA, Mahasiswa Minta Mendikbudristek Memeriksa Rektor UNJA

- Minggu, 21 November 2021 | 15:46 WIB
Oknum birokrasi Kampus Unja diduga memukul mahasiswa (Tanggakap layar video)
Oknum birokrasi Kampus Unja diduga memukul mahasiswa (Tanggakap layar video)

KLIKANGGARAN -- Pasca terjadinya dugaan pemukulan atau premanisme oleh oknum birokrasi kampus di Universitas Jambi (UNJA), mahasiswa meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadim Makarim memeriksa Rektor Unja, Prof Sutrisno.

Dugaan tindakan premanisme itu terjadi, pada Jumat, 19 November 2021 lalu. Saat mahasiswa melakukan demonstrasi menolak intervensi birokrasi di dalam melaksanakan demokrasi kampus.

Akibat aksi premanisme tersebut, Koordinator Aksi, Agustia Gafar dan Azril Habibie yang mengalami pemukulan melaporkan AY (red, sopir Wakil Rektor III Unja) ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda Jambi). 

Baca Juga: Indonesia Kirim 28 Pemain dalam Indonesia Open 2021, Inilah Jadwal selengkapnya Indonesia Open 2021.

Agustia Gafar Korlap aksi mengatakan sangat menyayangkan tindakan premanisme yang dilakukan oknum berinisial AY.  Apalagi kejadian itu terjadi di dalam lingkungan kampus. 

"Kita sangat sayangkan sekali, cara cara seperti ini. Kampus sejatinya menjadi wadah diskusi mencari solusi bukan ajang premanisme," katanya Agustia

Agustia Gafar juga meminta agar MendikbudRistek Nadim Makarim untuk memeriksa rektor atas kejadian itu. Selain masalah itu proses intervensi mahasiswa yang dilakukan rektor juga menjadi hal yang harus di evaluasi mentri.

Baca Juga: PALI dan Prabumulih Berbagi Angka, Jaga Asa Lulus di Grup B Sepakbola Porprov XIII OKU Raya

"Kita minta mentri segera menindaklajuti kejadian ini. Karena ini sudah sangat tidak relevan hingga premanisme," tutur Agustia.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X