• Rabu, 19 Januari 2022

Bill Gates Memprediksi Angka Kematian Covid-19 Tahun Depan, Bagaimana Katanya?

- Kamis, 18 November 2021 | 17:18 WIB
Bill Gates (Instagram/@thisisbillgates)
Bill Gates (Instagram/@thisisbillgates)

KLIKANGGARAN--Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengklaim bahwa kematian dan infeksi Covid-19 mungkin turun di bawah tingkat flu musiman tahun depan karena lebih banyak orang mendapatkan vaksinasi dan pengobatan membaik, kecuali ditemukan varian baru yang lebih mematikan.

Berbicara pada hari Kamis dalam sebuah wawancara virtual di Forum Ekonomi Baru Bloomberg di Singapura, Bill Gates menyatakan bahwa vaksin, kekebalan alami, dan perawatan oral yang muncul berarti bahwa "tingkat kematian dan tingkat penyakit seharusnya turun cukup dramatis."

Bill Gates, yang sangat vokal selama pandemi, mengatakan masalah seputar kapasitas produksi vaksin kemungkinan akan digantikan oleh tantangan distribusi dan bahkan permintaan yang berkurang, demikian dilansir RT dalam artikel "Bill Gates predicts Covid-19 mortality rate".

Baca Juga: PBB Memperingatkan bahwa ISIS Berkembang Sangat Signifikan di Afganistan Sekarang Ini

"Vaksin adalah berita yang sangat baik, dan kendala pasokan sebagian besar akan teratasi saat kami keluar pada pertengahan tahun depan, sehingga kami akan dibatasi oleh logistik dan permintaan," kata Bill Gates.

Dia juga mengatakan kepada audiensnya bahwa masih harus dilihat berapa banyak permintaan untuk suntikan Covid-19 di tempat-tempat seperti Afrika Sub-Sahara.

Menyerukan lebih banyak pekerjaan untuk memberantas flu, Gates mengklaim tingkat dan kematian Covid-19 mungkin akan turun di bawah flu pada pertengahan tahun depan, kecuali jika varian virus corona yang lebih mematikan muncul.

Baca Juga: Di Manado, Satpol PP Diduga Menendang dan Memukul Wartawati yang Sedang Liputan

Yayasan Bill dan Melinda Gates telah terlibat dalam pengembangan vaksin dan pengawasan virus, menyerukan tanggapan global terhadap pandemi Covid-19. Yayasan tersebut telah menginvestasikan ratusan juta dolar dalam pengembangan dan distribusi tembakan yang berpotensi menyelamatkan nyawa.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, influenza membunuh hingga 650.000 orang setiap tahun. Setidaknya lima juta orang telah meninggal akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai pada akhir 2019.***

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuan untuk men-share-kannya kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Halaman:
1
2

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X