• Selasa, 25 Januari 2022

Juarsah Bacakan Pledoi, Nasib Seorang Wakil Bupati yang Terzalimi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:18 WIB
Juarsah saat menghadiri sidang tuntutan (Dok.IDNTimes/RanggaEfrizal)
Juarsah saat menghadiri sidang tuntutan (Dok.IDNTimes/RanggaEfrizal)

Klikanggaran.com - Sidang lanjutan atas Bupati Muara Enim nonaktif, Juarsah, kembali digelar di PN Tipikor Palembang, Jumat, 15 Oktober 2021. Adapun sidang hari ini dengan agenda mendengarkan pembacaan pledoi dari terdakwa.

Sambil menangis, Juarsah membacakan pledoi yang berjudul, Nasib Seorang Wakil Bupati yang Terdzalimi.

Juarsah menampik dirinya terlibat dalam kasus korupsi, apa lagi menerima uang fee proyek 16 paket jalan.

Baca Juga: Cari Duit, Motif Utama Aktual TV Unggah Konten Provokatif, Sudah Dapat Rp2 Miliar

Kepada Ketua Majelis Hakim, Syahlan Effendi, Juarsah dengan terseduh membantah telah menerima Rp4,17 miliar seperti yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

"Apa yang dituntut JPU kepada saya telah menerima uang dari Robi tidak benar. Saya merasa terhina, apa lagi disebut uang itu digunakan sebagai gratifikasi biaya pemilu anak dan istri. Saya sangat sakit hati dan penghinaan bagi saya," ujar Juarsah seperti dilansir dari Sumsel.idntimes.com

Juarsah berharap, Majelis Hakim mempertimbangkan pledoi tersebut, dan mengambil putusan hukum seadil-adilnya.

Baca Juga: Cerita Mistis dan Teror Rumah Angker di Lereng Lawu Bagian Satu

"Apa yang saya alami dan sesuai dengan fakta persidangan. Insya Allah hakim memberikan yang terbaik dan seadil-adilnya, melepaskan saya dari segala dakwaan maupun tuntutan," kata Juarsah.

Sementara itu, JPU KPK, Januar Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya tetap pada tuntutan meski terdakwa membantah dalam pledoi. Menurut mereka, pemeriksaan saksi dan barang bukti menyatakan Juarsah telah menerima uang Rp4,17 miliar.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Kedutan di Mata Adalah Pertanda!

"Tadi dalam tanggapan atau replik secara lisan sudah kami sampaikan bahwa tuntutan sudah sesuai dengan alat-alat bukti. Sehingga kami meyakini bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap ataupun gratifikasi," kata Dwi.

Sumber: Sumsel.idnTimes.com

Halaman:
1
2

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nitizen Mencari Akun Istri Ganjar Pranowo, Kenapa ya?

Minggu, 23 Januari 2022 | 07:50 WIB

Gempa Bumi Sulut dengan Magnitudo sebesar 6.1

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:46 WIB
X