• Minggu, 28 November 2021

CPI, SKK Migas, KLHK, dan DLHK Riau Sepakat Mencari Solusi Pemulihan Pencemaran Lingkungan Hidup Blok Rokan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:22 WIB
Mediasi sidang gugatan Lingkungan Hidup Lembaga Pencegah Perusak Hutan Indonesia (LPPHI) (Dok.klikanggaran.com/LPPHI)
Mediasi sidang gugatan Lingkungan Hidup Lembaga Pencegah Perusak Hutan Indonesia (LPPHI) (Dok.klikanggaran.com/LPPHI)

Klikanggaran.com - Mediasi sidang gugatan Lingkungan Hidup Lembaga Pencegah Perusak Hutan Indonesia (LPPHI) terhadap PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau (DLHK) berlangsung Kamis, 14 Oktober 2021 di PN Pekanbaru.

Perkara ini terdaftar di Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan Register Nomor 150/PDT.G/LH/2021/PN.Pbr Tanggal 6 Juli 2021. Pada sidang mediasi yang dipimpin Hakim Mediator Zulfadly SH MH itu, keempat tergugat menyatakan bersedia untuk mencari solusi atas gugatan LPPHI tersebut.

Ketua Tim Hukum LPPHI, Josua Hutauruk S.H., usai berlangsungnya mediasi mengungkapkan, pihaknya pada mediasi itu menawarkan untuk tercapainya kesepakatan pemulihan lingkungan hidup di Blok Rokan melalui sidang mediasi tersebut.

Baca Juga: Menganiaya Pengunjung Karaoke , Dua Pemuda di Banyumas, Diamankan Polisi

"Pada intinya para tergugat bersepakat untuk mencari solusi. Dan untuk mencari solusi itu mereka minta resume tertulis tentang teknis pemulihan pencemaran lingkungan hidup di Blok Rokan yang diminta oleh Penggugat," kata Anggota Tim Hukum LPPHI, Tommy Freddy Manungkalit, S.H., usai berlangsungnya agenda sidang mediasi pertama.

"Mereka akan menyampaikan resume itu nanti kepada prinsipal," lanjutnya.

Tommy mengatakan, Hakim Mediator memberikan waktu selama dua pekan kepada Penggugat untuk menyiapkan resume teknis pemulihan pencemaran lingkungan hidup Blok Rokan. Pemberian waktu itu pun disepakati para pihak berperkara di dalam ruang mediasi itu.

Baca Juga: Alhamdulillah, Jabar Kahiji, Jabar Juara Umum PON XX Papua, Hatur Nuhun Ka Atlet, Offial, ka Sadayana Weh

Anggota Tim Hukum LPPHI Supriadi Bone SH. CLA. menyatakan menyambut baik keinginan para tergugat untuk mencari solusi terbaik untuk pemulihan lingkungan hidup.

"Terkait hal ini resume akan kita diskusikan dengan tim kuasa hukum dan prinsipal penggugat serta ahli pendamping," ungkap Supriadi Bone.

Menurut Pengawas LPPHI, Mandi Sipangkar, bahwa pihaknya berharap penggugat dan para tergugat pada prinsipnya menemukan solusi yang terbaik untuk pemulihan pencemaran lingkungan yang telah merugikan masyarakat Riau.

Baca Juga: Overcrowded di Rutan Pelanggaran HAM, AMPPAS Ajak Gubsu Jalan-Jalan ke Rutan

"Tentunya pemulihan lingkungan yang dilakukan harus sesuai dengan peraturan peraturan perundang undangan," ungkap Mandi Sipangkar.

Mediasi berlangsung lebih kurang setengah jam. Seluruh Kuasa Hukum Tergugat hadir pada mediasi. Sementara dari Tim Hukum LPPHI dihadiri Ketua Tim Hukum LPPHI Josua Hutauruk, S.H. Ia didampingi Anggota Tim Hukum LPPHI Tommy Freddy Manungkalit, S.H., Supriadi Bone, S.H., C.L.A., Muhammad Amin S.H.,dan Perianto Agus Pardosi, S.H.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Miris! Adik Kakak Bergantian Sepatu di Sekolah

Rabu, 24 November 2021 | 21:12 WIB
X