• Selasa, 30 November 2021

Ribuan Hektar Lahan Tidur di Kabupaten Tegal Bakal Disulap Menjadi Kawasan Buah Desa

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:35 WIB
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani  menyerahkan bibit tanman buah di sebuah lahan tidur di Desa Dukuhringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (12/10/2021). (K.Wijayanto)
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani menyerahkan bibit tanman buah di sebuah lahan tidur di Desa Dukuhringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (12/10/2021). (K.Wijayanto)

Tegal, klikanggaran.com - Seluruh lahan tidur di sejumlah desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, bakal disulap menjadi kawasan buah desa. Kawasan tersebut nantinya akan ditanami beragam jenis tanaman buah, sehingga menjadi lahan produktif.

Kawasan buah desa tersebut digagas Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani. Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jateng IX itu bahkan telah menyiapkan ribuan bibit tanaman buah-buahan.

"Kawasan buah desa itu pemanfaatan lahan-lahan tidur , kita bantu bibit tanamannya, sehingga bisa berfungsi dan memberikan manfaat untuk anak cucu kita kedepan," kata Dewi Aryani, usai penyerahan bibit tanman buah di sebuah lahan tidur di Desa Dukuhringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Bareskrim, Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko Siap Ikuti Prosedur Kepolisian

Legislator yang akrab disapa Dear itu, mengatakan, perawatan tanaman akan dilakukan oleh pihak desa masing-masing dibantu warga. Kedepannya hasil tanaman yang telah berbuah akan dinikmati oleh warga desa.

"Jadi kedepan hasilnya bisa dinikmati oleh warga dan tidak diperjualbelikan," ujar Dewi.

Dewi mengungkapkan, pada tahap pertama dia menyumbang 8000 bibit tanaman buah di seratus desa. Dewi mentargetkan, setiap tahunnya jumlah tanaman maupun jumlah lahan yang ditanami akan terus bertambah.

Baca Juga: China Menahan Wanita Muslim karena Menggunakan WhatsApp, Melabeli sebagai Pra-penjahat. Duh, Ngerinya

"Jadi target saya di Kabupaten Tegal nanti punya area masing-masing yang mereka namakan sebagai kawasan buah desa," ujar Dear.

Agar bisa bertahan hidup, imbuh Dewi Aryani, jenis tanaman yang ditanam di masing-masing lahan akan disesuaikan dengan posisi geografis dan kondisi alam masing-masing desa. Misalnya di daerah pantura dan Jatinegara, Pangkah, Bojong, Bumijawa tanamannya berbeda sesuai dengan cuaca dan kondisi alamnya.

Dengan mengambil tema 'Bersama Wujudkan Desa Mandiri, Produktif dan Kaya Nutrisi' DeAr meminta kepala desa dan karangtaruna memiliki tanggung jawab. Tidak saja merawat, namun juga menjaga agar bibit - bibit yang di berikan dapat tumbuh subur dan kelak menghasilkan buah-buahan yang bermanfaat.

Baca Juga: Pencemaran Nama Baik, Orang Tua Ayu Ting Ting Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

"Harapan saya semua Kepala Desa menerima amanah ini dengan senang hati, secara ikhlas merawat sehingga tanaman buah-buahan ini menjadi harapan warga tidak mampu sehingga mereka bisa mengkonsumsi buah-buahan secara gratis yang dihasilkan dari desa sendiri," tandas Dewi.

Penyerahan simbolis bibit buah-buahan di lakukan langsung oleh Dewi Aryani bersama Dandim Tegal bersama Dandim 0712/Tegal dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tegal, diserahkan secara simbolis kepada puluhan perwakilan Kepala Desa.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tegal, Toto Subandrio, menyambut baik gagasan Kawasan Buah Desa dengan memanfaatkan lahan tidur. Toto menilai pencanangan kawasan buah desa sebagai gagasan brilian.

Baca Juga: Prostitusi Online di Apartemen Kalibata City. Korban selain Dijual Lewat Media Sosial, juga Dicabuli Pelaku

'Ini sungguh gagasan yang luar biasa. Menanam tanaman tidak saja membuat bumi menjadi hijau dan produktif, namun juga mewariskan kebaikan untuk anak cucu kita," ujar Toto**

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X