• Sabtu, 27 November 2021

Wagub Jambi Abdullah Sani Apresiasi Program Desa Bersinar yang Dibuat BNN Provinsi Jambi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:50 WIB
Wagub Abdullah Sani Apresiasi Program Desa Bersinar yang Dibuat BNN Provinsi Jambi (Diskominfo Jambi)
Wagub Abdullah Sani Apresiasi Program Desa Bersinar yang Dibuat BNN Provinsi Jambi (Diskominfo Jambi)

Jambi, Klikanggaran.com - Pemerintah Provinsi Jambi telah menerbitkan beberapa regulasi khusus mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, yakni Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya serta Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2017.

Namun, kedua Perda Provinsi Jambi ini belum sepenuhnya mengatur secara mendalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, Wagub Jambi  menginstruksikan OPD terkait untuk segera membuat regulasi yang sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020.

Baca Juga: Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Bareskrim, Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko Siap Ikuti Prosedur Kepolisian

Hal ini dikatakan oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd.I saat membuka acara Rapat Koordinasi Kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Selasa (12/10/2021) di Hotel Shang Ratu di Jambi.

Dihadiri oleh Bappeda Provinsi Jambi, Kepala BNN Kota Jambi, Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, Kepala Kesbangpol Kabupaten/Kota, Kepala Bagian Kesra Kabupaten/Kota, dan seluruh peserta Rakor.

Wagub Abdullah Sani mengatakan, rakor ini merupakan salah satu wujud usaha Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dan bersenegi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan persepsi dan upaya pelaksanaan P4GN.

Baca Juga: China Menahan Wanita Muslim karena Menggunakan WhatsApp, Melabeli sebagai Pra-penjahat. Duh, Ngerinya

"Usaha pencegahan ini dapat melalui Penyebaran Informasi dan Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba kepada seluruh lapisan masyarakat dan dunia pendidikan, melakukan test urine kepada seluruh ASN, aparat dan operator penyedia jasa transportasi, membuat program desa bersih dari narkoba dan membentuk satuan tugas/relawan anti narkoba," lanjutnya.

Wakil Gubernur Abdullah Sani pada kesempatan itu, mengapresiasi atas program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang dibuat oleh BNN Provinsi Jambi.

"Kami sangat mengapresiasi BNN Provinsi Jambi yang telah membuat Program Desa Bersih dari Narkoba sebanyak 7 desa dari 3 kabupaten/kota. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi mengharapkan Seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota agar membantu BNN Provinsi berusaha menyediakan layanan rehabilitasi berupa sarana maupun layanan pendidikan dan pelatihan bagi korban narkoba agar mereka bisa bangkit dari keterpurukan akibat kecanduan narkoba," ujarnya.

Baca Juga: Aspirasi Tak Diindahkan Wali Kota, Warga Gugat Proyek Malioboro Van Tegal ke Pengadilan

"Saya berharap melalui rakor ini dapat ditingkatkan sinergi dan pembiayaan, sinkronisasi , Perencanaan dan kerja sama antara Kabupaten/Kota, Provinsi, dan instansi pusat dalam penyusunan kebijakan tentang pelaksanaan P4GN di Provinsi Jambi, serta agar rapat ini bisa memberikan masukan dan saran konstruktif," harap Wagub.

Kita berharap mudah mudahan dalam rakor ini dapat kita hasilkan semacam rumusan, bagaimana untuk kita lebih aktif dan lebih konkrit, lebih berhasil. Kalau bisa lebih efektif, justru apa yang kita harapkan bagaimana Provinsi Jambi ini Aman dan Bersinar (Bersih dari Narkoba), tutup Wagub Abdullah Sani.***

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuan untuk mensharekannya kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Miris! Adik Kakak Bergantian Sepatu di Sekolah

Rabu, 24 November 2021 | 21:12 WIB
X