• Jumat, 21 Januari 2022

Kejam Sekali, Anak Usia Enam Tahun DIaniaya Ibu Kandung, Penyebabnya Bikin Hati Miris...

- Senin, 11 Oktober 2021 | 18:06 WIB
Pelaku penganiayaan pada anak kandung jalani pemeriksaan di Polres Palembang (Iwan Fasha)
Pelaku penganiayaan pada anak kandung jalani pemeriksaan di Polres Palembang (Iwan Fasha)

Palembang, Klikanggaran.com- Kasus anak dianiaya ibu kandung kembali terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. Kali ini dialami DS, bocah berusia enam tahun. Dia dipukuli dan disuruh mengamen oleh ibu kandungnya Oktarina (21) di Simpang Empat Rumah Sakit (RS) Charitas Palembang, Kecamatan Ilir Timur Satu, Palembang.

Ibu kandung bernama Oktarina mengungkapkan, sudah satu tahun dua bulan, dia menyuruh anaknya untuk mencari uang di Simpang rambu lalu lintas RS Charitas Palembang.

“Baru satu tahun lebih dia saya suruh mengamen, jual tisu dan lainnya yang menghasilkan uang. Dalam sehari saya mendapatkan uang berbeda-beda, paling kecil Rp150 ribu dan paling besar Rp600 ribu,” akunya.

Tapi saat kejadian itu, anaknya tidak mendapatkan uang. “Saya kesal karena dia tidak mendapatkan uang,” ucapnya.

Baca Juga: Film Baru George Clooney: Kembali Bekeja Sama dengan Ben Affleck dalam Film The Tender Bar

Akibat kejadian tersebut, orang tua DS, Okta diamankan anggota Unit PPA Polrestabes Palembang di kediamannya Jalan Gubernur HA Bastari, Lorong Harapan I, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Minggu (10/10/2021) malam.

Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi melalui Kanit PPA Iptu Fifin Sumailan mengatakan, penangkapan terhadap Okta dilakukan setelah kejadian penganiayaan yang dilakukan orang tua kepada anaknya viral di media sosial.

"Tertangkapnya pelaku karena viralnya aksi pemukulannya terhadap anak dibawah umur yang tidak lain anaknya sendiri, mendapati itu anggota kita langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapatkan identitas pelaku dan korban," ujarnya, Senin (11/10).

Baca Juga: Emang Janji pada Rakyat Boleh Direvisi? Anu, ya... Kereta Cepat Jakarta Bandung 'kan Anu

Berdasarkan pemeriksaan, pemukulan terhadap DS dilakukan karena uang setoran dari mengamen kuranf atau terlalu sedikit. Pelaku marah dan menganiaya korban.

"Korban dari keterangannya saat anggota kita melakukan BAP tidak mendapatkan uang jadi pelaku kesal tidak mendapatkan uang dan nekat memukul anaknya sendiri," katanya.

Petugas saat ini melakukan koordinasi dengan dinas sosial untuk menangani korban lebih lanjut.

"Kita akan melakukan koordinasi dengan dinas sosial terkait korban ini akan dititipkan ke dinas sosial atau ke nenek korban," ungkapnya.

Baca Juga: Siapakah Anupam Tripathi yang main 'Squid Game' dan Fenomena Global Netflix?

Kondisi korban saat ini menurut polisi masih takut jika melihat pelaku.

"Korban sekarang ini kita melihat trauma dengan pelaku sehingga korban menghindari pelaku," pungkasnya

Sementara, pelaku Oktarina mengungkapkan sudah satu tahun dua bulan, dia menyuruh anaknya untuk mencari uang di Simpang rambu lalu lintas RS Charitas Palembang.

“Baru satu tahun lebih dia saya suruh mengamen, jual tisu dan lainnya yang menghasilkan uang. Dalam sehari saya mendapatkan uang berbeda-beda, paling kecil Rp150 ribu dan paling besar Rp600 ribu,” akunya.

Baca Juga: Ariel Noah dan Dina Lorenza Terlihat Mesra, Nitizen Baper

Tapi saat kejadian itu, anaknya tidak mendapatkan uang. “Saya kesal karena dia tidak mendapatkan uang,” ucapnya.**

Halaman:
1
2
3

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Bumi Banten Kembali Mengguncang Pagi Ini

Senin, 17 Januari 2022 | 08:13 WIB
X