• Rabu, 29 Juni 2022

RDMP Pertamina Balikpapan Bisa Menjadi Kasus Besar, Salamuddin Daeng: Penegak Hukum Harus Usut Tuntas

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 11:33 WIB
RDMP Pertamina Balikpapan (Dok.Instagram.com/@basukibtp)
RDMP Pertamina Balikpapan (Dok.Instagram.com/@basukibtp)

Jakarta, Klikanggaran.com - Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menilai sengkarut mega proyek RDMP Pertamina Balikpapan bisa menjadi kasus yang besar.

"Kalau semua data dari temuan BPKP di Pertamina yang muncul saat ini benar, maka sungguh ini kasus yang besar," ungkap Salamuddin Daeng kepada media, Kamis, 7 Oktober 2021.

Salamuddin Daeng mengatakan, peningkatan nilai kontrak yang tidak wajar dan pembengkakan nilai kontrak akan membebani Pertamina. Hal ini mengingat proyek-proyek Pertamina sekarang pasti dibiayai dengan utang.

Baca Juga: Bikin Uang Palsu Rp24 Miliar, Gufron Divonis 12 Tahun dan Denda Rp10 Miliar

"Proyek ini tampaknya rawan menjadi bancakan dan konflik antar oligarki, dan punya nuansa politik yang kental," ulasnya.

Tak hanya itu, Salamuddin Daeng juga menilai, mega proyek RDMP Pertamina Balikpapan sebenarnya tidak relevan di masa pandemi.

"Pertumbuhan ekonomi rendah akan punya dampak penjualan Migas dan petrochemical akan rendah dalam beberapa tahun mendatang," ulasnya.

Menurut Salamuddin Daeng, dari sisi geopolitik proyek itu tidak sejalan dengan agenda climate change.

"Yang diperlukan sekarang adalah usaha ke transisi energi dari migas secara bertahap," tegasnya.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X