• Minggu, 5 Desember 2021

Empat Mahasiswa Asing Diwisuda di UMP Purwokerto. Apa Cerita Mereka Selama tinggal di Indonesia?

- Sabtu, 25 September 2021 | 13:53 WIB
Salah satu mahasiswa asing yang diwisudan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu, 25 September 2021 (Humas UMP)
Salah satu mahasiswa asing yang diwisudan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu, 25 September 2021 (Humas UMP)

Arslan menuturkan, sebenarnya ia sedang kuliah di Pakistan, namun kemudian merasa lebih senang ke Indonesia. Apalagi setelah ia mempelajari budaya, makanan dan tempat wisata.

‘’Orangnya disini ramah-ramah, bahkan sering minta foto dengan saya,’’ kata pria penyuka nasi goreng.

Sekitar tiga bulan lamanya ia beradaptasi di Indonesia dengan mengikuti program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMP. Sekitar tahun 2018 ia mulai kuliah di UMP dan memilih prodi Teknik Informatika.

Baca Juga: Apa Itu Kebaikan dan Apa Itu Dosa? Dosa itu Menggelisahkan dan Memalukan

Menurutnya ada perbedaan proses belajar antara di Turki dan Indonesia. ‘’Kalau di Turki banyak teorinya dari praktik, di Indonesia justru banyak praktiknya,’’ ujarnya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan, wisuda ke 67 UMP terasa begitu menyenangkan karena ada banyak mahasiswa dari luar negeri. “Ada mahasiswa dari Turki, Sudan, Thailand, dan Bangladesh. Ini adalah buah manis kita, setelah sekian lama UMP mengelola internasionalisasi. Mahasiswa dari berbagai negara di dunia, bisa datang ke UMP,” katanya, Sabtu (25/09/2021).

Dijelaskan, para mahasiswa internasional tersebut datang langsung ke Indonesia untuk belajar di UMP. “Berawal dari pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) yang UMP kelola,” katanya.

Baca Juga: Bank Rakyat China: Semua Transaksi terkait Crypto Ilegal! Bitcoin dan Kawan-kawan Pun Crash

Lebih lanjut Rektor mengatakan, UMP memiliki 6 kelas internasional yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai negera bisa kuliah di UMP. Targetnya jika 14.000 mahasiswa UMP, itu ada ada 1400 mahasiswa dari luar negeri.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB

Ganjar: Stop Berhenti di Situ, Jangan Diteruskan!

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:02 WIB
X