• Minggu, 5 Desember 2021

Mulia sekali, Sepasaang Suami Istri di Tegal Merawat 80 Nenek Jompo yang Tidak Memiliki Keluarga

- Jumat, 24 September 2021 | 08:57 WIB
Edi Sucipto dan Erinawati saat mengunjungi salah satu nenek Jompo di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal (K.Wijayanto)
Edi Sucipto dan Erinawati saat mengunjungi salah satu nenek Jompo di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal (K.Wijayanto)

Tegal, Klikanggaran.Com - Mulia, itulah pujian yang patut dilontarkan kepada sepasang suami istri di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang rela menyisihkan waktunya untuk merawat dan menghidupi 80 nenek jompo yang sudah tidak memiliki keluarga alias sebatang kara.

Adalah Edi Sucipto (40) dan istrinya Erinawati (38), yang saat ini merawat 80 nenek jompo. Para nenek itu tersebar di 20 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Tegal.

Selain mengirimkan makanan, Edi dan Erinawati juga mengurus semua kebutuhan dasar para nenek jompo, mulai dari membersihkan rumahnya, membelikan pakaian hingga memperbaiki rumah yang rusak.

Baca Juga: Jokowi Posting Foto Kaki Belepotan Pasir, Netizen: Situ Presiden Apa Figuran!

"Kami dibantu para relawan.  Saat ini sudah mengurus 80 simbah yang tersebar di 20 desa di Kecamatan Dukuhwaru, Slawi dan Adiwerna," kata Edi dan Erinawati saat ditemui di rumahnya, di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis sore 23 September 2021.

Edi dan Erinawati juga menggagas Panti Jompo yang diberi nama Panti Jompo Keliling "Simbah Sebatang Kara".

Nama itu sesuai dengan apa yang dilakukan Edi dan Erinawati, yakni dengan cara berkeliling menyambangi rumah para nenek

Melalui yayasan panti jompo keliling, Edi dan Erinawati kini banyak menerima bantuan dari para donatur di dalam negeri dan luar negeri.

Baca Juga: Tiba-tiba Emak-emak Menerobos Pasukan Paspampres. Waduh Ada apa ini

Donasi para dermawan itulah yang dipakai Edi dan Erinawati untuk merawat dan menopang biaya hidup 80 nenek jompo.

"Ada juga donatur yang dari luar kota dan luar negeri. Uangnya saya kumpulkan dan saya belikan sembako, kemudian saya bagikan ke orang tua jompo," ujar keduanya.

Pasutri yang juga mengasuh sebuah PAUD di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, itu meceritakan, awalnya keduanya mengajak para wali murid PAUD yang diasuhnya untuk berdonasi beras dan makanan, guna dibagikan ke nenek jompo yang ada disekitar Desa Kalisoka. Seiring berjalannya waktu, jumlah nenek jompo yang diurus pun terus bertambah.

Baca Juga: Netizen Ramai Doakan Tukul Arwana, Ada Apa Ya?

"Saya mencoba upload di media sosial TikTok, Facebook dan IG kegiatan-kegiatan saya dan suami saat menyerahkan bantuan ke simbah-simbah. Ternyata banyak yang menjadi donatur," terang Erinawati.

Kini, Edi dan Erinawati berkeinginan membangun gedung panti jompo untuk menampung nenek-nenek jompo yang ada di Kabupaten Tegal.

Cita-cita Erinawati itu dilatarbelakangi keprihatinanya tidak ada gedung panti jompo di Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Kasus Korupsi Lahan Munjul, Ini Kata LSAK Soal Keterlibatan Anies Baswedan

"Karena tidak ada panti jompo di Kabupaten Tegal, sehingga jika ada orang jompo yang membutuhkan harus ke Brebes atau Pemalang. Mudah-mudahan cita-cita kami m membangun panti Jompo terwujud," tandas keduanya.**

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB

Ganjar: Stop Berhenti di Situ, Jangan Diteruskan!

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:02 WIB
X