• Kamis, 9 Desember 2021

Duh Ngenes Bener, Psikolog Berusia 25 Tahun Dilempar dari Lantai 13 Apartemen oleh Suami yang Cemburu

- Jumat, 24 September 2021 | 07:38 WIB
Alexandra Mursalova, dilempar suaminya dari lantai 13 apartemen (Instagram/ bredrassudki)
Alexandra Mursalova, dilempar suaminya dari lantai 13 apartemen (Instagram/ bredrassudki)

Klikanggaran.com-- Petugas polisi di Saint Petersburg telah membuka penyelidikan setelah seorang pria menyerahkan diri pada hari Selasa. Pria itu mengaku bahwa dia telah membunuh istrinya dengan menikamnya dan melemparkannya dari balkon apartemen bersama mereka di lantai 13.

Mengutip sumber penegak hukum, outlet berita lokal 78.ru melaporkan bahwa pria itu mengaku di kantor polisi setempat malam itu, satu jam setelah dia melakukan kejahatan brutal.

Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia membunuh istrinya karena cemburu.

Komite Investigasi negara itu kemudian mengkonfirmasi bahwa hal itu disebabkan oleh "permusuhan pribadi."

Baca Juga: Soal Alex Lebih Dulu Ditetapkan Tersangka Oleh Kejagung, Begini Kata Kejati Sumsel

Menurut pihak berwenang, dia ditikam setidaknya sepuluh kali di daerah leher dan kepala sebelum tubuhnya dibuang dari apartemen di Distrik Primorsky, demikian dilansir RT.com.

Korban kemudian disebut di media sosial sebagai Alexandra Mursalova.

Pembunuh yang mengaku, diidentifikasi sebagai Rustam Mursalov oleh kantor berita RIA Novosti, menyerahkan diri ke polisi satu jam kemudian.

Mursalova bekerja sebagai psikolog, yang berspesialisasi dalam bidang seksologi. Dia menggunakan profil media sosialnya untuk memasarkan dirinya sendiri, sering menulis tentang hubungan dan bagaimana pasangan dapat meningkatkan kehidupan seks mereka. Menurut Instagram-nya, dia juga seorang ibu.

Baca Juga: Soal TPST Bantargebang, Kota Bekasi Minta Pemprov DKI Kelola Sampah Menjadi Energi Terbarukan. Sanggup?

Dia juga menggunakan media sosialnya untuk menulis tentang masalah hubungan pribadinya, mengungkapkan bahwa suaminya tidak menyetujui pekerjaannya.

Dia juga mengatakan bahwa pasangan itu pergi ke terapi sendiri, tetapi tidak berhasil.

"Hari ini, suami saya mengatakan bahwa uang merusak segalanya, dan suatu hari saya harus memilih dia atau uang," tulisnya. "Saya mencintai suami saya, tetapi saya belum siap untuk melepaskan keinginan dan impian saya. Saya menangis sepanjang hari."

Baca Juga: Jokowi Posting Foto Kaki Belepotan Pasir, Netizen: Situ Presiden Apa Figuran!

Bulan lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Algorithm of Light, sebuah proyek yang menyoroti kengerian kekerasan dalam rumah tangga, mengatakan 53% dari semua wanita yang dibunuh antara 2011 dan 2019 di Rusia dibunuh oleh pasangan mereka.

"Penelitian kami mendukung hipotesis bahwa tempat paling berbahaya bagi seorang wanita di Rusia adalah rumah," penulis studi menyimpulkan. "Perempuan Rusia termasuk yang paling rentan di dunia."*

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuan untuk mensharekannya kepada teman-teman Anda, terima kasih.

 

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pecat 900 Karyawan via Zoom, Waduh!

Senin, 6 Desember 2021 | 21:57 WIB
X