• Jumat, 21 Januari 2022

Pemprov DKI Jakarta Bebaskan Tanah, tapi Ada 5 Rumah Semi Permanen Dibangun di Atasnya

- Kamis, 23 September 2021 | 13:06 WIB
Pengelolaan RTH dan RTB Pemprov DKI Jakarta belum memadai (Dok.klikanggaran.com/KR)
Pengelolaan RTH dan RTB Pemprov DKI Jakarta belum memadai (Dok.klikanggaran.com/KR)

Jakarta, Klikanggaran.com - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pemprov DKI Jakarta merupakan suatu bagian dari kawasan ekosistem perkotaan. RTH berupa ruang terbuka, di mana terdapat banyak unsur hijau tanaman dan tumbuhan yang sengaja atau tidak sengaja ditanam.

Sedangkan Ruang Terbuka Biru (RTB) Pemprov DKI Jakarta merupakan kawasan hamparan badan air, yang dalam skala besar dapat berupa danau, waduk, embung, situ dan sebagainya.

RTH dan RTB memiliki peran yang penting dalam upaya pengendalian banjir di wilayah Pemprov DKI Jakarta. RTH dapat berfungsi sebagai kawasan resapan air hujan dan konservasi air tanah. Sedangkan RTB dapat berfungsi sebagai kawasan penampungan air hujan dan sumber mata air.

Baca Juga: Kisam Meninggal Dunia Beberapa Jam setelah Ikut Vaksinasi, Amal Ibadahnya Semoga Diterima Allah

Pengelolaan RTB yang dikombinasikan dengan RTH dapat menjadi solusi bagi Pemprov DKI Jakarta untuk meminimalkan risiko banjir ketika musim hujan dan kekeringan ketika musim kemarau.

LHP BPK RI menyebutkan, luasan RTH dan RTB Pemprov DKI Jakarta masih jauh dari yang direncanakan. Terhadap permasalahan RTH dan RTB, pemeriksaan menunjukkan beberapa hal berikut:

a. Perencanaan dan pengadaan tanah untuk penyediaan RTH belum memadai

b. Pengelolaan Waduk/Situ/Embung (WSE) belum memadai

Baca Juga: Nilai Piutang PBB P2 Pemprov DKI Jakarta Terus Bertambah, Ternyata Ini Sebabnya

Kemudian, terkait pengelolaan WSE pada Pemprov DKI Jakarta, masih terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut:

1) Perencanaan dan Pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Biru Belum Memadai

2) Ketersediaan data waduk/situ/embung belum memadai

3) Belum seluruh WSE dilengkapi inlet, outlet, pompa, dan pintu air

4) Pengamanan atas waduk/situ/embung belum optimal

Baca Juga: Fakta Menarik! Ini Nama Tempo Doeloe 5 Pulau Besar di Indonesia

Selain itu, dari hasil pemeriksaan fisik pada Waduk Marinir tanggal 24 September 2020 diketahui bahwa di atas tanah yang telah dibebaskan oleh Pemprov DKI Jakarta terdapat lima bangunan rumah tinggal semi permanen. Rumah tersebut dibangun oleh masyarakat sejak tahun 2017 dikarenakan tidak terdapat pengamanan atas lahan yang telah dibebaskan tersebut.*

Isi artikel ini tidak mengekspresikan pendapat dan kebijakan redaksi klikanggaran. Jika Anda pikir teman Anda akan tertarik dengan artikel ini, mohon di-share kepadanya, terima kasih.

Halaman:
1
2

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X