• Minggu, 5 Desember 2021

Gara-Gara Tebang Pohon Kelapa, Adik Bunuh Kakak Kandung di Palembang

- Selasa, 21 September 2021 | 07:24 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus kakak dibunuh adik kandung,  Senin 21 September 2021 (Iwan Fasha)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus kakak dibunuh adik kandung, Senin 21 September 2021 (Iwan Fasha)

Palembang, Klikanggaran.Com - Nasib naas dialami seorang pria di Palembang bernama Badaruddin (40), tewas dibunuh adik kandungnya.

Pemicunya persoalan sepele, yaitu korban menebang pohon kelapa yang ditanam Fauzi (35) adik kandungnya. Pelaku yang marah atas perbuatan kakaknya kemudian menusuknya dengan sebilah bambu. Pelaku sudah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan. 

Romlah, Ibu korban yang menyaksikan kejadian itu menceritakan, pembunuhan bermula ketika Baharuddin pada Senin 21 September 2021 menebang pohon kelapa di rumahnya di kawasan Tegal Binangun, Lorong Langgar, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, sekitar pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Jokowi Bentuk Tim Gernas BBI, Diketuai oleh Luhut Binsar Pandjaitan

 

Fauzi adik korban tidak senang dan marah, pohon kelapa yang ditanamnya itu ditebang Baharuddin, sehingga terjadi keributan diantara keduanya.

Fauzi lalu mengancam korban dengan sebilah pisau dan berusaha mengejar Badaruddin, namun sempat di halangi Romlah.

Pelaku yang kemarahannya sudah tidak terkendali, kemudian mengambil kursi dan melemparkannya ke Badaruddin hingga membuatnya jatuh pingsan.

Baca Juga: COVID-19: Uji Coba Vaksin Pfizer-BioNTech untuk Anak di Bawah 12 tahun menunjukkan 'Respons Imun yang Kuat'

Tidak berhenti sampai di situ, Fauzi lalu mengambil sebilah bambu dan menusuk Badaruddin ke di bagian pahanya.

 “Waktu Badaruddin pingsan, dia sempat saya tahan tapi fauzi tetap beringas. Pas kakaknya jatuh pingsan dia berteriak, biarlah aku bunuh sampe mati dia. Dia tusuk kaki kakaknya Badaruddin pakai bambu”, kata Kanit Reskrim Polsek Plaju, Iptu Abdul Wahab tidak lama setelah mengamankan pelaku.

Iptu Abdul Wahab menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP, polisi belum menyimpulkan secara pasti penyebab korban meninggal dunia.

"Karena di paha korban ada luka lebam, bagian pahanya seperti kempes. Kami belum menyimpulkan penyebab korban meninggal apa." jelasnya.

Baca Juga: Dukung Zona Integritas Bebas Korupsi, Empat Agen Ini Mendapat Penghargaan dari Kapolres Pati

Korban sudah dimakamkan di TPU setempat, setelah sebelumnya sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.** 

 

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB

Ganjar: Stop Berhenti di Situ, Jangan Diteruskan!

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:02 WIB
X