• Senin, 24 Januari 2022

Banjir Lagi, Karena Pemeliharaan Sistem Drainase Pemprov DKI Jakarta Terkendala Masalah Sampah

- Minggu, 19 September 2021 | 20:06 WIB
Pemeliharaan Sistem Drainase Pemprov DKI Jakarta (Dok.klikanggaran.com/KR)
Pemeliharaan Sistem Drainase Pemprov DKI Jakarta (Dok.klikanggaran.com/KR)

Jakarta, Klikanggaran.com - Pada Pemprov DKI Jakarta, aktivitas operasional dan pemeliharaan saluran drainase dituangkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2019.

Pengendalian banjir melalui naturalisasi sungai menjadi Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Pemprov DKI Jakarta yang dituangkan dalam Kepgub Nomor 1107 Tahun 2019. Kepgub ini mengatur tentang Daftar KSD pada Nomor 23 yang meliputi rencana aksi terkait naturalisasi sistem drainase di DKI Jakarta.

Hasil pemeriksaan atas implementasi program pengendalian banjir melalui peningkatan kapasitas sungai dan sistem drainase perkotaan di Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan sistem drainase perkotaan di DKI Jakarta belum optimal.

Baca Juga: Kebijakan Ganjil Genap, Langkah Lain Menekan Penyebaran Covid

Hasil analisis terhadap kegiatan pemeliharaan sistem drainase di Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kegiatan pemeliharaan sistem Drainase yang dilakukan belum mencapai target yang ditetapkan. Berikut uraiannya:

a. Masih terjadi genangan/banjir di lokasi yang dilakukan pemeliharaan. Hasil analisa dokumen dan wawancara dengan pihak Dinas SDA menunjukkan bahwa upaya pemeliharaan yang dilakukan selama ini belum memenuhi target yang ditetapkan. Hal ini ditunjukkan dari hasil yang dicapai dari kegiatan pemeliharaan sebagai berikut:

Baca Juga: Pusat Data Pemkab Batang Hari Belum Memenuhi SNI, Seperti Ini Kondisinya

1) Penanganan banjir/genangan di 34 Kelurahan melalui kegiatan pengerukan sungai dan waduk belum mencapai target.

2) Masih terjadi banjir/genangan di lokasi yang menjadi target pemeliharaan drainase tahun 2018 dan 2019

3) Masih terjadi banjir/genangan di 272 titik karena penurunan kapasitas drainase

b. Pemeliharaan sistem drainase terkendala masalah sampah dan utilitas

Baca Juga: Siap-siap, Pemprov Jawa Tengah akan Bantu Pendanaan Pesantren. Perdanya sedang Disiapkan.

Lebih lanjut, selain normalisasi/pengerukan, pemeliharaan drainase juga dilakukan dengan pembersihan drainase dari sampah. Dalam beberapa kejadian, penumpukan sampah diperparah dengan adanya utilitas di dalam drainase, sehingga penumpukan sampah semakin tinggi dan menyebabkan banjir di wilayah sekitar drainase tersebut.*

Isi artikel ini tidak mengekspresikan pendapat dan kebijakan redaksi klikanggaran. Jika Anda pikir teman Anda akan tertarik dengan artikel ini, mohon di-share kepadanya, terima kasih.

Baca Juga: ICW Ogah Apresiasi KPK Terkait Sepak Terjangnya di Muara Enim, Sumsel

Halaman:
1
2

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Nitizen Mencari Akun Istri Ganjar Pranowo, Kenapa ya?

Minggu, 23 Januari 2022 | 07:50 WIB

Gempa Bumi Sulut dengan Magnitudo sebesar 6.1

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:46 WIB
X