• Kamis, 26 Mei 2022

WIKA Realty Abaikan Hak Ribuan Penghuni Apartemen TSA, Menteri BUMN Disurati

- Senin, 6 September 2021 | 17:16 WIB
Polemik antara WIKA Realty dan warga TSA (Dok.Klikanggaran.com/wikarealty.co.id)
Polemik antara WIKA Realty dan warga TSA (Dok.Klikanggaran.com/wikarealty.co.id)

Jakarta, Klikanggaran.com - Sekitar seribu Pemilik dan penghuni Apartemen Tamansari Semanggi Jakarta (TSA) terpaksa menyurati Menteri BUMN, karena PT WIKA Realty yang telah mengelola apartemen tersebut sejak tahun 2012 hingga Agustus 2021, terbukti tidak mampu menyajikan laporan keuangan audited sesuai Pergub DKI Nomor 133 tahun 2019 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. PT WIKA Realty merupakan anak usaha BUMN PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Kekhawatiran warga TSA sangat beralasan, karena selain pihak WIKA Realty tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada warga TSA, ternyata tidak juga memenuhi kewajibannya terhadap beberapa vendornya. Semua itu tentu akan berdampak pada terganggunya kenyamanan dan keamanan warga TSA di lingkungannya.

Fakta itu terungkap melalui bocoran surat tertanggal 31 Agustus 2021 yang ditujukan kepada Menteri BUMN, Erick Tohir, oleh pemilik dan penghuni apartemen. Ternyata, surat tersebut ditembusi juga kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT WIKA Realty, serta Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Laporan Keuangan Apartemen Tamansari Semanggi oleh WIKA Realty Dipertanyakan

Adapun isi penting surat tersebut adalah menyatakan bahwa WIKA Realty sejak tahun 2012 hingga kini, belum menyajikan laporan keuangan audited, termasuk hasil audit kehandalan konstruksi, struktur, peralatan, utilitas, dan benda bersama serta belum melaporkan juga kegiatan pemeliharan dan perawatan apartemen selama masa transisi pengelola.

Tampaknya, kekhawatiran warga TSA semakin menjadi, ketika menerima surat tembusan dari vendor WIKA Realty tertanggal 25 Agustus 2021, yang mengungkap bahwa WIKA Realty telah gagal memenuhi sisa kewajibannya, termasuk kewajiban untuk penyetoran atas pemotongan pajak penghasilan (PPH) untuk periode Desember 2018 hingga Juli 2021 kepada PT 99 Security Professional.

Informasinya, total kewajiban kepada salah satu vendornya ini saja sudah sekitar Rp 1,4 miliar. Belum lagi kewajiban kepada banyak vendor lainnya. Sejak tahun 2018 setiap tagihan dari vendor tidak pernah dibayarkan full, selalu ditahan termasuk untuk PPN-nya.

Baca Juga: Benarkah Isi Surat Klarifikasi Wika Kepada BEI soal Apartemen Tamansari Semanggi?

Diketahui, sejak Juli 2021, Wika Realty telah menunjuk Indoland sebagai pengelola apartemen tersebut dengan mengganti pengelola yang lama PT Colliers International Indonesia.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X