• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Pali, Klikanggaran.com (02/07/2017) - Pada Sabtu malam, 01 Juli 2017 Klikanggaran.com mendapat surat terbuka dengan permintaan agar surat terbuka tersebut disampaikan kepada Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir. H. Heri Amalindo, M.M.. Intinya mengeluhkan Kepala Puskesmas Air Ritam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali.

Surat terbuka itu dikirim lengkap dengan photo pengirim dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Serta lampiran pernyataan keberatan atas sikap dan tindakan pimpinan Puskesmas Air Ritam oleh puluhan staf dan pegawai Puskesmas Air Ritam, lengkap dengan tanda tangan masing-masing.

Berikut surat terbuka yang ditujukan kepada orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan itu:

Surat Terbuka untuk Bapak Bupati Pali Yth.

Untuk diketahui bahwa oknum pimpinan puskesmas sangat arogan, baik terhadap staf PKM maupun terhadap pasien.

Kasar dan tidak mencerminkan sebagai pribadi seorang pimpinan. Dan, tidak transparan di dalam pengelolahan dana kegiatan, tertutup dan tidak dibagikan sebagaimana kegiatan.

Contoh :

Pembagian Dana Kegiatan Bok dan Uang Filariasis TA 2016, tidak dibagikan oleh Pimpinan Puskesma Air Ritam, Sdr Mr. Kemudian dana kegiatan seperti Dana BPJS Jamsoskes, Dana TB Paru, dan Dana Jampersal. Itu tidak diberikan oleh Pimpinan Puskesmas kepada pemegang dan pelaksana program.

Lebih gila lagi, bagi pasien yang dirujuk, padahal ada jaminan, masih ditarik biaya oleh Pimpinan Puskesmas Air Ritam.

Padahal para staf PKM sudah sampaikan hal ini ke Bupati Pali, mohon untuk mengganti Pimpinan PKM Air Ritam Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, malah 3 orang Staf PKM dipindahkan ke BPBD Pali.

Satu hal yang tidak bisa kami terima, suka membentak pasien. Sekali lagi, Bapak Bupati yang terhormat, suka membentak pasien.

Kepada aparat penegak hukum, Polri dan Kejaksaan, untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap oknum Pimpinan Puskesmas Air Ritam, karena diduga ada korupsi dan penyalahgunaan jabatan.

WSS (Adi )

Berikut lampiran foto-foto:

 

 

 

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...