• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (24-06-2018) - Produksi minyak bumi Indonesia sudah dilakukan sejak sebelum kemerdekaan. Meski sudah memasuki usia senja, namun potensi minyak bumi di Indonesia masih terbilang menjanjikan. Sehingga masih banyak perusahaan pengelola minyak dunia yang ingin berinvestasi guna mengelola lapangan minyak yang tersedia.

Aramco misalnya, perusahaan minyak asal Arab Saudi ini sudah berkomitmen untuk menanamkan investasi di Indonesia senilai USD 10 miliar. Kendati demikian, PT Pertamina (Persero) masih berencana mempelajari ulang kerja dengan perusahaan minyak tersebut.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Wisnuntoro di Surabaya, mengaku sedang mempelajari beberapa poin yang diinginkan oleh Saudi Aramco, agar bisa menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

“Sedang kita pelajari beberapa poin kerja sama ini, sebab Aramco menginginkan hal yang masih kita teliti ulang, seperti ‘tax holiday’ selama 20 tahun, dan mereka juga mau masuk ke hilir,” ucap Wisnuntoro usai acara “Diskusi Kemaritiman dan Energi 2015”.

Ia menjelaskan, langkah kerja sama dengan perusahaan Arab Saudi itu sudah memasuki tahap negoisasi, dan diharapkan menemukan titik temu antar kedua negara, sehingga bisa dilanjutkan ke arah kesepakatan.

Selain itu, Wisnuntoro menegaskan Pertamina dalam melaksanakan kerja sama dengan pihak asing mana pun tidak ingin merugi, apalagi ditipu dengan menggunakan sistem perjanjian yang tidak menguntungkan.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...