Biden Hentikan Penjualan Senjata ke Arab Saudi dan UEA

- Kamis, 28 Januari 2021 | 16:54 WIB
f35 b
f35 b


(KLIKANGGARAN)--Amerika Serikat sedang meninjau penjualan senjata ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) yang disahkan oleh mantan Presiden Donald Trump, sebuah langkah yang menurut Menteri Luar Negeri Antony Blinken adalah "tipikal" dari pemerintahan baru, demikian dilaporkan Al Jazeera.


Dalam jumpa pers pertamanya pada hari Rabu, Blinken mengatakan peninjauan tersebut bertujuan "untuk memastikan bahwa apa yang sedang dipertimbangkan adalah sesuatu yang memajukan tujuan strategis kita dan memajukan kebijakan luar negeri kita".


Buka Google Cloud di Arab Saudi, Google Simpan Data Snapchat di Saudi


"Itulah yang kami lakukan saat ini," katanya kepada wartawan, dikutip Al Jazeera.


The Wall Street Journal pertama kali melaporkan pada hari Rabu bahwa pemerintahan Biden telah memberlakukan pembekuan sementara miliaran dolar dalam penjualan senjata ke kedua negara, termasuk penjualan amunisi berpemandu presisi ke Arab Saudi dan pesawat tempur F-35 ke UEA.


Langkah itu dilakukan satu minggu setelah Biden, yang telah berjanji untuk "menilai kembali" hubungan Washington dengan Riyadh, dilantik. Sejak menjabat, dia telah menandatangani serangkaian tindakan eksekutif untuk meninjau atau membalikkan beberapa kebijakan utama Trump.


Trump mengawasi hubungan AS yang erat dengan UEA dan Arab Saudi, sejalan dengan dukungan kuatnya untuk Israel dan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran.


Jaksa Agung: Dugaan Korupsi PT Asabri Capai Rp22 Triliun


Pada Mei 2019, mantan presiden AS mengumumkan keadaan darurat nasional karena ketegangan dengan Iran untuk menghindari keberatan dari Kongres tentang penjualan senjata senilai $ 8 miliar ke Arab Saudi, UEA, dan Yordania.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X