• Minggu, 28 November 2021

DPRD Minta Bupati OKI Evaluasi Kinerja Satgas Covid-19

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 15:00 WIB
IMG-20210306-WA0033
IMG-20210306-WA0033


OKI,Klikanggaran.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jauhari A Karim, melontarkan pernyataan keras terhadap tim satgas Covid-19 Kabupaten OKI, serta sikap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Jauhari meminta kepada Bupati OKI, H Iskandar, SE, untuk mengevaluasi kinerja tim satgas Covid-19 dan Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin.


“Intinya kalau tidak berkenan lagi melayani masyarakat silahkan mundur,” tegasnya, saat diwawancarai awak media, Jumat (5-3-2021).


Pernyataan “pedas” Mas Joe sapaan akrab politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, dipicu permasalahan seorang warga Desa Pematang Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur bernama Suratno (44), yang meninggal akibat Covid-19, Kamis (4-3-2021), setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit BARI Palembang.


Saat jenazah hendak dibawa pulang untuk dimakamkan, pihak rumah sakit tidak menyediakan ambulan gratis. Lalu, lanjutnya, pihak keluarga harus mengeluarkan biaya jika ingin menggunakan ambulan.


”Sementara almarhum merupakan orang miskin, sementara anak serta istrinya saat ini juga terkena Covid-19,” jelas Joe.


Akhirnya Mas Joe menghubungi Rumah Sakit Kayuagung, yang dalam hal ini Kabag Tata Usaha, Iskandar Fuad.


”Jawab Pak Fuad, untuk pemakaman pasien Covid-19 merupakan tugas BPBD,” terangnya.


Mas Joe pun menghubungi Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, untuk menanyakan sejauh mana penggunaan dana Covid-19 yang dianggarkan miliaran rupiah. Lalu, sejauh mana kebijakan yang akan di ambil, jika ada kasus serupa. Di mana pasiennya di rawat di luar wilayah Kabupaten OKI.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Miris! Adik Kakak Bergantian Sepatu di Sekolah

Rabu, 24 November 2021 | 21:12 WIB
X