• Rabu, 26 Januari 2022

Dahulukan Adab dari Ilmu, Cerminan Sikap MFA, Masya Allah! Keren Nian Bupati Ini!

- Selasa, 21 September 2021 | 21:01 WIB
MFA mencium tangan yang lebih tua sebagai tanda hormat (Klikanggaran/Anuza)
MFA mencium tangan yang lebih tua sebagai tanda hormat (Klikanggaran/Anuza)

Batanghari, Klikanggaran.com - Sungguh, sebuah pemandangan yang luar biasa yang pernah saya lihat dari sosok orang nomor satu negeri ini. Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief (MFA), selalu menjaga adab dan sopan santun terhadap orang - orang tua, dan tidak malu merendahkan badan (hormat) dihadapan orang - orang tua walau dia adalah raja. Andaikan ia mau, tentunya orang akan menuruti perintahnya, agar hormat dan tunduk kepadanya. Bukan malah sebaliknya.

Pemandangan ini, menjadikan Edukasi bagi saya dan kita semua. Sosok MFA seorang Raja di Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batang Hari, senantiasa mendahulukan adab dan akhlak dari ilmu dan kedudukan yang ia miliki. Subhanallah.

Mengutip buku Adab dan Doa sehari-hari untuk muslimin sejati oleh Thoriq Aziz Jayana, Kedudukan adab dalam Islam lebih tinggi dari ilmu. Imam Malik pernah berkata kepada muridnya "Pelajarilah Adab sebelum mempelajari ilmu". Begitu juga yang diperintahkan ulama-ulama lainnya.

Baca Juga: Di Bekasi, Masuk Indomaret Harus Pakai Sertifikat Vaksin!

Islam lebih meninggikan dan memuliakan orang-orang  yang memiliki adab atau akhlak dari pada mereka yang berilmu. Ini juga yang menjadi misi utama kenabian Rasulullah SAW. Yang mana Rasulullah bersabda "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan Akhlakul Karimah," (HR. Bukhari).

MFA tampak selalu menghormati yang lebih tua (Klikanggaran/Anuza)

Banyaknya ilmu yang dimiliki oleh seorang akan menjadi sia-sia jika tidak memiliki adab atau akhlak dalam dirinya. Ia akan kesulitan menemukan jalan yang semestinya, karena adab dan akhlak lah yang menjadi pembatas serta memberikan arahan bagaimana menyikapi ilmu tersebut.

Jadi kualitas diri seseorang bukan dilihat dari seberapa banyak ilmu yang dimiliki, tetapi bagaimana akhlaknya dalam memanfaatkan ilmunya
Adab menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan, baik hidup sendiri, keluarga, maupun sosial. Dengan adab, seorang muslim sejati akan menjadi mulia dihadapan Allah dan Rasul-Nya serta sesama manusia.

Baca Juga: OKI Jaring ASN Berkualitas, Langkah Awal Terapkan Sistem Merit

Tak hanya itu, adab menjadi salah satu amal yang bisa ditanamkan kepada diri sendiri sebagai bekal pahala di akhirat kelak. Disebutkan dalam hadits, "Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat dari pada akhlak yang mulia". (HR.Tirmidzi).

Semoga, Adab dan akhlak, yang ada pada Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief (MFA) menjadikan suri tauladan bagi masyarakat Kabupaten Batang Hari.

Mengutip buku Adab dan Doa Sehari-Hari untuk Muslim Sejati oleh Thoriq Aziz Jayana, kedudukan 

Banyaknya ilmu yang dimiliki oleh seseorang akan menjadi sia-sia jika tidak memiliki adab atau akhlak dalam dirinya. Ia akan kesulitan menemukan jalan yang semestinya, karena adab dan akhlak lah yang menjadi pembatas serta memberikan arahan bagaimana menyikapi ilmu tersebut.

Baca Juga: COVID-19: Uji Coba Vaksin Pfizer-BioNTech untuk Anak di Bawah 12 tahun menunjukkan 'Respons Imun yang Kuat'

Jadi, kualitas diri seseorang bukan dilihat dari seberapa banyak ilmu yang dimiliki, tetapi bagaimana akhlaknya dalam memanfaatkan ilmunya. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mulia akhlaknya.”

Adab menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan, baik kehidupan sendiri, keluarga, maupun sosial. Dengan adab, seorang Muslim yang sejati akan menjadi mulia di hadapan Allah dan Rasul-Nya serta sesama manusia.

Tak hanya itu, adab menjadi salah satu amal yang bisa ditanamkan kepada diri sendiri sebagai bekal pahala di akhirat kelak. Disebutkan dalam hadits, “Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang mulia.” (HR. Tirmidzi)

--------

Tulisan ini merupakan opini yang ditulis oleh Anuza An

Isi artikel ini tidak mengekspresikan pandangan dan kebijakan redaksi klikanggaran.com.

Halaman:
1
2
3

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menikah atau Tidak Menikah?

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:03 WIB

Melepas Keriuhan, Menyambut Keheningan

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:27 WIB

Pemikiran Gus Dur dalam Pergerakan PMII

Kamis, 30 Desember 2021 | 19:39 WIB

Relasi Sinergis Nahdlatul Ulama-Partai Gerindra

Minggu, 19 Desember 2021 | 12:42 WIB

Jangan Stigma Negatif Pesantren

Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:25 WIB

Mengulik Makna Selangkangan

Senin, 6 Desember 2021 | 17:28 WIB

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
X