• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Palembang, Klikanggaran.com (11-03-2018) - Belum surut isu terkait kasus Dana Hibah 2013 yang menyeret nama orang nomor satu di Sumatera Selatan, Ir. H. Alex Noerdin belum lama ini. Kini Alex Noerdin kembali dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh masyarakat anti korupsi Indonesia (MAKI).

MAKI melaporkan Alex Noerdin atas Dana Bagi Hasil pajak kendaraan yang diduga tidak disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2015 dan 2016, dengan dugaan nilai kerugian sekitar Rp1.326.021.785.983.93 (Satu triliun tiga ratus dua puluh enam milyar dua puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh ribu sembilan ratus delapan puluh tiga rupiah sembilan puluh tiga sen).

Tidak hanya Alex sebagai terlapor pada surat bernomor 061/MAKI/III/2018 tertanggal 8 Maret 2018 yang diterima klikanggaran.com pada Minggu (11/03/18)

Diketahui, kasus ini juga menyeret nama lain, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, SH MM selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang diduga tidak menganggarkan penyaluran dana tersebut pada APBD Perubahan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan TA 2017.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...