• Senin, 23 Mei 2022

Kronologi Lengkap Penggelapan Dana Nasabah BNI 46, Dari Modus Sampai Dibantu Gempa

- Senin, 28 Oktober 2019 | 01:37 WIB
images (2)
images (2)

Untuk UU Perbankan, kedua tersangka dijerat dengan pasal 49 ayat 1 dan 2 UU nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana diubah dengan UU nomor 10 tahun 1998 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Sedangkan untuk UU TPPU, kedua tersangka dijerat dengan pasal 3,4 dan 5 tentang pencucian uang.


“Kemudian juga kami lapis dengan UU TPPU pasal 3,4 dan 5 tentang pencucian uang,” ujarnya.


Firman menjelaskan, alasan penyidik menggunakan UU TPPU dalam kasus itu lantaran dari hasil penyelidikan, ada upaya tersangka mencoba untuk mengaburkan hasil kejahatannya dengan cara membeli beberapa aset dan properti serta mengembangkan usaha lainnya.


Dalam kasus tersebut sebanyak 25 orang saksi telah dimintai keterangan baik saksi dari internal BNI maupun dari luar BNI. Sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus itu pun juga akan diperiksa lebih lanjut.


“Kita akan periksa sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku, kalau terdapat bukti keterlibatan maka tentu akan dikenakan Undang-Undang TPPU,” katanya.


Modus


Adapun modus yang dilakukan FY untuk menguras dana nasabah senilai Rp 58.9 miliar dengan cara menawarkan produk imbal hasil kepada para nasabah.


Para nasabah yang tergiur dengan produk yang ditawarkan tersangka itu kemudian menyetor uang melalui tersangka.


Adapun uang yang disetor itu secara administrasi memang tercatat di buku rekening, namun uang para nasabah itu tidak masuk ke dalam sistem perbankan.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X