• Minggu, 28 November 2021

Pegiat antikorupsi Sumsel : Anggota DPRD yang Setujui Dana Hibah Masjid Sriwijaya harus juga Ditersangkakan

- Jumat, 24 September 2021 | 18:57 WIB
Feri Kurniawan (Doc. Klikanggaran/IyanL)
Feri Kurniawan (Doc. Klikanggaran/IyanL)

Palembang, Klikanggaran.com -- Pegiat antikorupsi Sumsel, Ir Feri Kurniawan menyatakan, para anggota DPRD Sumsel yang ikut menyetujui dana Hibah Masjid Sriwijaya harus juga ditersangkakan.

Pentersangkakan mereka sebagai bentuk tanggungjawab dari para anggota DPRD Sumsel yang menyetujui dana hibah Masjid Sriwijaya itu, dan merujuk dari pernyataan Kasipenkum Kejagung RI.

"Menyikapi pernyataan Kasipenkum Kejagung, wajar kalau kami pegiat antikorupsi meminta para anggota DPRD Sumsel yang menyetujui penggelontoran dana hibah agar ditersangkakan", kata Feri Kurniawan dalam keterangannya yang diterima Klikanggaran.com, Jum'at 24 September 2021.

"Artinya mereka (Anggota DPRD) juga turut menyetujui anggaran hibah tanpa proposal dalam rapat-rapat komisi dan Banggar, serta paripurna", sambung Feri kembali.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Bilang, dulu Kantor Paling Gelap itu ATR/BPN. Semua Urusan Tidak Kelihatan, Tidak Transparan

Feri Kurniawan menambahkan, semua pihak yang terkait dengan penggelontoran dana hibah tersebut, harus mendapatkan keadilan dan perlakuan yang sama atas perbuatan atau unsur yang sama sesuai makna penegakan hukum yang berkeadilan.

"Kesalahan yang dilakukan secara berjamaah harus dipertanggungjawabkan berjamaah dan tidak perduli siapapun orangnya", ucap Feri.

"9 (sembilan) orang yang ditersangkakan harus dihormati hak azazinya dan diberikan perlakuan yang sama dengan yang berbuat salah yang sama. Siapa  yang menyalahi prosedur seperti kata Kasipenkum Kejagung harus bertanggung jawab dan dijadikan tersangka demi suatu keadilan", tambah Feri.

Baca Juga: Mulia sekali, Sepasaang Suami Istri di Tegal Merawat 80 Nenek Jompo yang Tidak Memiliki Keluarga

Sebelumnya, Kasipenkum Kejagung RI mengatakan, jika AN selaku gubernur telah menyetujui dan memerintahkan penganggaran dana hibah dan pencairan tanpa melalui proposal terlebih dahulu.


"Peran tersangka AN selaku gubernur telah menyetujui dan memerintahkan penganggaran dana hibah dan pencairan tanpa melalui proposal terlebih dahulu,” kata Kasipenkum Kejagung, Leonard di Kejaksaan pada Rabu, 22 September 2021**

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X