• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Palembang, Klikanggaran.com (18-05-2018) - Pejabat Sekwan DPRD Lahat mulai buka suara ke publik soal dugaan korupsi fiktif Rp 5,7 M pada anggaran 2014 yang lalu. Bernyanyinya oknum pejabat Sekwan DPRD Lahat ini disinyalir tidak terlepas terkait laporan NCW Lahat, Dodo Arman, di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan beberapa waktu yang lalu.

Ditemui wartawan sebelum rapat hari ulang tahun Kabupaten Lahat pada Kamis (17/5), salah satu oknum pejabat tersebut menerangkan bahwa waktu itu bendahara rutin di DPRD Lahat inisial SW tidak dipakai selama tiga bulan.

"Dia tidak pernah koordinasi sama saya, selaku Sekwan dia langsung ke unsur pimpinan makanya sempat saya ganti," terang oknum pejabat Sekwan itu.

Masih katanya, selaku Pengguna Anggaran (PA) dia mengaku kepada wartawan, dana tersebut tidak ada masalah lagi karena sudah diaudit BPKP dan telah dikembalikan. Ia juga mengaku jika dirinya sudah diperiksa oleh Kejari Lahat termasuk beberapa pejabat lainnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi wartawan, salah satu pejabat lainnya juga membenarkan jika mereka pernah diperiksa oleh aparat hukum.

"Saya juga pernah diperiksa memenuhi panggilan dari aparat hukum dan waktu itu saya lupa nama jaksa yang memeriksa saya," ujarnya.

Namun, pejabat tersebut enggan memberikan penjelaskan secara lebih rinci.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...