• Kamis, 26 Mei 2022

Belajar dari Film Selesai, Apa yang Ingin Disampaikan Tompi?

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 14:40 WIB
Belajar dari Film Selesai
Belajar dari Film Selesai


Jakarta, Klikanggaran.com – Bravo adalah kata yang ingin Redaksi sampaikan pada Tompi. Kita cukup bisa belajar dari Film Selesai yang disajikan dengan sederhana tapi memiliki muatan anggun yang tersembunyi.


Sebelum membahas apa maksud belajar dari Film Selesai, kita sedikit bicara dulu tentang karya sastra. Dalam kajian sastra populer, film termasuk sebagai salah satu karya sastra. Meski sarana penyampaian imaginasinya adalah visual gambar, film memiliki alur, cerita, tokoh, dan ciri lain yang mirip sebuah sastra naratif. Namun, sarana utama penyampaiannya adalah visual, dengan gambar bergerak.


Karya sastra merupakan dunia imajinasi yang memberikan makna tertentu kepada pembaca atau penonton. Seperti yang disajikan oleh Tompi dalam karya terbarunya, “Selesai”. Tompi seperti ingin mengajak penonton untuk berpikir lagi dan lagi, bahwa apa pun alasannya, perselingkuhan itu akan membawa dampak buruk. Melalui dunia imajinasi tema perselingkuhan dengan segala pernak-perniknya disajikan dengan natural, termasuk salah satunya ada adegan mobil bergoyang. Ya, seperti itulah yang banyak terjadi di masyarakat. Tompi seperti ingin mengatakan, “Ini loh, yang banyak terjadi di masyarakat.”


Seperti diketahui, Film Selesai tayang terbatas secara online di situs streaming Bioskop Online pada Jumat (13/8). Sebelumnya, Tompi berhasil masuk nominasi Penyutradaraan Berbakat Film Panjang Karya Perdana Terpilih dalam ajang penghargaan Piala Maya 2019 lewat Pretty Boys. Capaiann ini tentu saja terbilang aduhai untuk seorang sutradara yang masih terbilang baru.


Film yang disutradarai oleh Tompi dan ditulis oleh Imam Darto ini selain menuai pujian juga menuai kritik. Beberapa netizen menilai Film Selesai asal mengambil stereotip yang ada di masyarakat. Beberapa lagi mengatakan film ini tidak mendidik.


Selesai yang dibintangi oleh Gading Marten sebagai Broto Hadisutedjo dan Ariel Tatum sebagai Ayudina Samara ini mengisahkan rumah tangga dengan masalah perselingkuhan. Cerita di dalam film ini sebenarnya cukup mewakili sebagian dari ribuan kisah banyak orang, yang tersimpan rapi di dalam mahligai rumah tangga. Maka, sepertinya tak salah jika Tompi menjawab beberapa tudingan netizen dengan kalimat cukup lugas.


"Film itu harus berpihak? Benarkah HARUS bgitu? Gimana kalo FILM ITU HARUS BS MERANSANG ORANG UTK BERPIKIR UTK BERPIHAK?" tulis Tompi di akun @dr_tompi, yang dikutip pada Jumat (20/8/2021).


Ya, semoga melalui Film Selesai ini, oknum-oknum atau pihak-pihak tertentu berpikir untuk mulai mengurangi aktivitas perselingkuhan, baik di dalam rumah tangga maupun di dalam pengelolaan anggaran, terutama anggaran milik pemerintah.


Selamat terus berkaya untuk dunia seni dan sastra!

Halaman:

Editor: Kit Rose

Tags

Terkini

K.H. M. Djamaluddin Ahmad Wafat

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:20 WIB
X