• Jumat, 2 Desember 2022

Kabar Gembira, PLN Bakal Beri Diskon Tarif Listrik bagi Seluruh Pemilik Kendaraan Listrik

- Kamis, 31 Maret 2022 | 14:55 WIB
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging oleh Presiden Jokowi  (Instagram/@pln_id)
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging oleh Presiden Jokowi (Instagram/@pln_id)

KLIKANGGARAN -- Setelah peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging pertama di Indonesia dalam rangka mendukung operasional kendaraan delegasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20, selanjutnya PT PLN akan memberikan diskon tarif listrik sebesar 30 persen untuk pemilik kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya baterai mobil listrik melalui fasilitas home charging pada pukul 10.00 hingga 05.00 WIB.

"Kami memberikan diskon sebesar 30 persen, jadi yang biasanya tarif listrik Rp1.450 per kWh menjadi Rp1.100 per kWh," ungkap Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta.

Dikutip dari akun Instagram @pln_id dan @jktinfo, Darmawan menjelaskan bahwa pemberian diskon tarif listrik merupakan upaya PLN untuk meningkatkan konsumsi listrik karena saat malam hari aktivitas pembangkit listrik turun seiring penurunan aktivitas masyarakat serta industri.

Selain itu, pemberian diskon dari PLN tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.

Baca Juga: PLN Jawab Tudingan Padamkan Listrik dengan Sengaja di Desa Wadas, Apa Katanya?

PLN melakukan digitalisasi untuk layanan home charging agar konsumen yang membeli kendaraan listrik bisa mendapatkan fasilitas home charging dan itu menjadi bagian peralatan dari pembelian mobil listrik tersebut.

Kemudian, fasilitas home charging itu akan langsung dihubungkan ke server milik PLN menggunakan internet optik.

“Kalau ada yang beli mobil listrik monggo lapor ke PLN, nanti langsung kami pasangkan ke server dan kami beri diskon. Tagihannya berbeda, untuk rumah tagihan lama masih ada, kemudian ada sub tagihan lagi khusus untuk peralatan home charging tersebut," jelas Darmawan.

(Naufal Ihyauddin)

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Bakti BUMN PT Pelindo Jasa Maritim Kian Terasa

Jumat, 30 September 2022 | 14:37 WIB
X