• Kamis, 9 Desember 2021

PPKM Hingga 4 Oktober 2021, Ini Syarat Perjalanan Domestik

- Kamis, 23 September 2021 | 12:55 WIB
Syarat perjalanan domestik untuk PPKM hingga 4 Oktober 2021 (Dok.klikanggaran.com/KR)
Syarat perjalanan domestik untuk PPKM hingga 4 Oktober 2021 (Dok.klikanggaran.com/KR)

Jakarta, Klikanggaran.com – Seperti diketahui, Pemerintah telah menetapkan perpanjangan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.

Perpanjangan PPM mulai 21 September – 4 Oktober 2021 ini diumumkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada hari Selasa, 21 September 2021 lalu.

Kemenhub menegaskan, mengikuti pemberlakuan perpanjangan PPKM ini, tidak ada perubahan aturan terkait syarat pelaku perjalanan di dalam negeri.

Baca Juga: Kasus Masjid Sriwijaya, MAKI Singgung Kemungkinan Keterlibatan Oknum DPRD

"Sejalan dengan perpanjangan masa PPKM hingga 4 Oktober 2021, maka hingga saat ini aturan syarat pelaku perjalanan di dalam negeri tidak ada perubahan. Masih sama dengan aturan sebelumnya," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, di Jakarta.

Adita menjelaskan, aturan-aturan perjalanan dalam negeri maupun internasional dari Kemenhub ini meliputi: transportasi udara, transportasi darat, transportasi perkeretaapian, dan transportasi laut.

Secara umum, berikut petunjuk pelaksanaan, aturan, dan syarat perjalanan domestik yang menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi umum berlaku sebagai berikut:

Baca Juga: PDPDE Sumsel Dianggap Lumbung PAD, Bak Gadis Cantik Dirudapaksa

a.Untuk kedatangan dari Luar Jawa Bali/ Keberangkatan dari Jawa Bali ke Luar Jawa Bali membutuhkan syarat adanya kartu vaksin minimum dosis 1. Untuk pelaku perjalanan udara harus melakukan tes RT-PCR 2x24 jam dan moda lainnya tes RT-PCR 2x24 jam atau Antigen 1x24 jam.

b.Untuk perjalanan Antar Kota/Kabupaten dalam Jawa Bali persyaratannya: Orang yang sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap yang dibuktikan dengan kartu vaksin, untuk perjalanan udara hanya perlu tes Antigen 1x24 jam. Sementara penerima vaksin dosis pertama, untuk perjalanan lewat udara wajib melakukan RT-PCR 2x24 jam. Untuk moda transportasi lainnya, pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin atau sudah divaksin minimum dosis satu dan tes RT-PCR 2x24 jam atau Antigen 1x24 jam.

Baca Juga: Akan Terapkan Vaksinasi Door to Door, Kapolda Babel: Targetnya Akhir Bulan Mencapai 45 Persen

c. Pelaku perjalanan orang dengan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.

d. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Pelabuhan, maupun Bandara. Untuk Bandara yang dibuka hanya di Bandara Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi Manado.

Baca Juga: Lagi-lagi Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Volume Pekerjaan, yang Ini di Kecamatan Bungursari

Untuk Pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang (Sumatera) dan Nunukan (Kalimantan). Serta, untuk PLBN hanya dibuka di Terminal Entikong dan Aruk (Kalimantan) dan Motaain (Nusa Tenggara Timur).*

Mungkin teman Anda tertarik dengan artikel ini, mohon bantu share kepadanya, ya, terima kasih.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bos PLN: Habis Gelap, Terbitlah Terang

Selasa, 7 Desember 2021 | 10:41 WIB

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X