• Minggu, 28 November 2021

Berlaku Mulai Oktober, Korlantas Polri: Jogja Jadi Pilot Project Digitalisasi Ranmor

- Senin, 20 September 2021 | 13:07 WIB
Sosialisasi Project Digitalisasi Ranmor Polri (Dok.HumasPolri.go.id)
Sosialisasi Project Digitalisasi Ranmor Polri (Dok.HumasPolri.go.id)

Jakarta, Klikanggaran.com - Untuk mempermudah layanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19, dalam waktu dekat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mengeluarkan inovasi baru.

Melalui Humas Polri Korlantas Polri menyatakan, akan segera memberlakukan digitalisasi kendaraan bermotor (ranmor). Untuk rencana tersebut, Kombes Indra didampingi Wadirlantas Polda DIY Akbp M Iqbal telah mengadakan sosialisasi digitalisasi ranmor di Ditlantas Polda DIY, Jumat, 17 September 2021.

Terkait hal tersebut, Kasubdit BPKB Korlantas Polri, Kombes Pol Indra Darmawan, mengatakan, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipilih menjadi salah satu pilot project digitalisasi ranmor. Selain Jogja adalah Polres Cimahi dan Polresta Solo.

Baca Juga: NOC Pemkab Batang Hari Belum Berfungsi Optimal, Kalau Data Hilang Gimana?

“Saat ini kami sosialisasi pelayanan kendaraan bermotor, yang mungkin sebentar lagi akan dilakukan sistem aplikasi arsip digital Ditlantas. Tujuan digitalisasi ranmor ini adalah untuk mempercepat pelayanan, khususnya di bidang pelayanan registrasi kendaraan bermotor,” papar Kombes Indra dalam keterangan resminya, Senin, 20 september 2021.

Rencananya, kata Kombes Pol Indra Darmawan, digitalisasi ranmor akan diberlakukan mulai Oktober mendatang.

“Yogyakarta dipilih sebagai pilot project sebab jaringan dan infrastruktur yang sangat mendukung,” katanya.

Baca Juga: Pemahaman Hukum Maritim bagi Pelaut Sangat Penting, Kata Capt Hakeng, Pelaut Harus Profesional

Menurutnya, sebagai tahap awal, inovasi ini akan fokus kepada layanan registrasi kepemilikan ranmor berikut surat-suratnya. Ke depan layanan tersebut juga akan dikembangkan, sehingga dapat menjangkau layanan lainnya seperti mutasi atau balik nama serta pemblokiran kendaraan bermotor.

“Agar inovasi tersebut bisa terus dikembangkan, sehingga bisa terintegrasi dengan instansi lainnya,” ujarnya.

“Kami rencanakan pada Oktober bulan depan, sistem ini sudah berjalan. Saat ini anggota baru dilatih menggunakan alat-alat sehingga arsip lama bisa dicicil pelan-pelan untuk didokumentasikan secara digital. Tahun 2021 ini baru akan diterapkan di Polda DIY, Polresta Solo dan Polres Cimahi. Tahun berikutnya akan kita kembangkan lagi ke wilayah lain,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya, Tidak Sesuai Kontrak Nih, Pekerjaan di Kecamatan Cipedes

Sistem tersebut juga bisa mengatasi salah satu permasalahan yang ada dalam pengarsipan manual.

Menambahkan keterangan Komber Pol Indra, Konsultan IT, Daruhito Anggoroyakti, mengatakan, tujuan digitalisasi ranmor salah satunya agar arsip tetap aman. Baik saat terjadi bencana atau kelalaian manusia seperti musibah kebakaran arsip di gudang penyimpanan.

“Ke depan, sistem ini diharapkan bisa menunjang digital layanan Korlantas Polri lainnya. Dengan digitalisasi ini, pelayanan juga akan makin cepat, karena misal ingin mutasi tinggal barcode saja,” ujar Daruhito.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X