• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (12-03-2018) – Untuk mengurangi kemacetan di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek, mulai Senin (12/03/2018) diterapkan peraturan ganjil-genap di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Kebijakan ini berlaku bagi kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta, dan berlangsung setiap Senin-Jumat selama 3 jam dari pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani, mengatakan bahwa kebijakan ini dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di ruas Tol Jakarta- Cikampek hingga 25 persen.

“Paling tidak 25 persen akan berkurang dan ini cocok dengan jumlah park and ride yang bisa ditampung,” kata Desi seperti dilansir Kompas.com.

Meskipun demikian, publik menilai belum berarti masalah kemacetan terselesaikan. Pasalnya, pembatasan kendaraan pribadi di GT Bekasi hanya akan membuat kemacetan di jalan inspeksi Kalimalang, karena Kalimalang menjadi jalan alternatif Bekasi menuju Jakarta.

Oleh sebab itu, kebijakan ganjil-genap menurut publik bukanlah solusi kemacetan untuk kebijakan jangka panjang. Jadi pemerintah harus mulai mendorong penggunaan kendaraan umum dan memfasilitasinya. Jika kendaraan umum nyaman dan mampu memenuhi kebutuhan publik, perlahan penggunaan kendaraan pribadi akan berkurang.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...