• Kamis, 9 Desember 2021

Shah Abbas I: Raja Kelima Dinasti Safawi Iran

- Minggu, 19 September 2021 | 19:39 WIB
Shah Abbas I dikenang sebagai raja terbesar dinasti  Safawi (dok. middle east eye)
Shah Abbas I dikenang sebagai raja terbesar dinasti Safawi (dok. middle east eye)

Klikanggaran.com-- Shah Abbas I lahir pada Januari 1571, di Herat, di tempat yang sekarang disebut Afganistan.

Shah Abbas I adalah raja kelima Safawi Iran, dan dianggap sebagai salah satu penguasa dinasti terbesar, mendapatkan julukan "Abbas Yang Agung".

Shah Abbas I mengambil posisinya selama masa-masa sulit untuk Kekaisaran Safawi, dengan ketidakpuasan dalam tentara, ketidakpastian ekonomi, dan kerajaan saingan, seperti Ottoman yang ingin memanfaatkan kerusuhan.

Namun, Shah Abbas I, ahli strategi ulung, mampu memusatkan kekuasaan dengan menciptakan kasta tentara setia yang mirip dengan Janissari Ottoman, yang terdiri dari orang-orang Kristen yang ditaklukkan, seperti Sirkasia, Georgia, dan Armenia.

Baca Juga: CIA Memperingatkan Keberadaan Anak-anak di Sekitar Target Beberapa Detik sebelum Serangan Rudal oleh AS

Kelompok elite tentara ini mengambil alih administrasi sipil dan militer, mengurangi pengaruh kelas prajurit lama, seperti Qizilbash.

Salah satu pencapaian terbesar Abbas adalah peremajaan ekonomi Iran yang dibawa dengan memindahkan ibu kotanya ke Isfahan pada 1597-98.

Selama masa pemerintahannya, ada fokus berat pada arsitektur, perdagangan dan seni. Sastra dan seniman berkembang di bawah pemerintahannya, membuka jalan bagi miniaturis terkenal termasuk Aqa Riza dan Mir 'Imad.

Abbas juga terkenal karena toleransi relatifnya terhadap agama lain, memungkinkan gereja dibangun untuk komunitas Kristen minoritas dan memungkinkan misionaris untuk membangun basis untuk menyebarkan iman mereka.

Baca Juga: PMII UNJ, Akselerasi Pergerakan di Era Disrupsi: Kader Ngak Boleh Diem!

Shah Abbas I meninggal pada tahun 1629, meninggalkan warisan yang sulit untuk dijalani oleh ahli warisnya.

Pada 1722, Isfahan dikepung oleh suku Pashtun yang dipimpin oleh dinasti Hotaki, yang memberontak melawan Safawi.

Dalam kekalahan berikutnya, dinasti Safawi runtuh.*

Apabila artikel ini menarik, mohon perkenannya untuk menshare artikel ini kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjemput Ajal Bersama Nyai Sampur

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:50 WIB

Ustaz Zacky Mirza Kecelakaan Lalu Lintas

Senin, 6 Desember 2021 | 13:34 WIB

Tren Tanaman Hias: Kaktus

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:11 WIB

Cerita Mistis: Membongkar Misteri di Balik JIMAT

Kamis, 2 Desember 2021 | 20:52 WIB

Kuliner Halal Ubud: Warung Jhabu, Pulang ke Rumah Emak!

Selasa, 30 November 2021 | 21:51 WIB
X