• Selasa, 21 September 2021

Dua Gelas Kisah Bagian Delapan

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:57 WIB
Dua Gelas Kisah (Dok.klikanggaran.com/Sekar)
Dua Gelas Kisah (Dok.klikanggaran.com/Sekar)

Matahari kembali muncul. Kirana dan Dira kegirangan. Mereka sudah selesai dengan gelembung-gelembung sabun dan sekarang bermain ayunan. Keduanya seolah-olah berlomba mencapai titik tertinggi. Tawa mereka begitu meneteramkan hatiku.

“Aku tidak menyangka Yuna seberani itu,” kata Moy. Ia berdiri, menghampiri perdu melati, lalu memetik salah satu kuntumnya. “Andai aku punya keberanian seperti itu, Ru, segalanya pasti akan berbeda.”

Aku meringis mendengar ucapan Moy. Berandai-andai tidak akan mengubah apa-apa. Nyatanya, itulah yang terjadi. Setelah nyaris bertubrukan di selasar, aku dan Moy seperti benar-benar dipisahkan oleh semesta. Aku sibuk dengan hidupku: kenakalan-kenakalan khas remaja, tugas sekolah yang seolah-olah tidak ada habisnya, juga aktivitas pencarian jati diri yang tak absen kukerjakan. Moy juga seperti amat menikmati hari-harinya. Entahlah, tahun-tahun itu, dan belasan tahun setelahnya, terasa begitu kabur. Aku tidak pernah mendapati sosok Moy, bahkan dalam mimpiku sekali pun.

Sampai tiga tahun lalu, aku menemukannya.

Baca Juga: Tak Kunjung Lengkapi Berkas Sidang Gugatan Limbah TTM Blok Rokan, Ini Kata Hakim pada Kuasa KemenLHK

“Aku ingat pertama kalinya kita berjumpa lagi setelah belasan tahun itu, Ru. Kamu datang dengan buket bunga. Aku tidak tahu nama bunga itu, tetapi aku suka aromanya. Mengingatkanku akan aroma pagi hari di taman sekolah kita dulu. Dan, yang kamu lakukan setelah kita berjumpa lagi … hanya duduk menungguiku selama entah berapa jam.” Moy menoleh ke arahku. “Betul, kan?”

“Moy, please ….”

Moy tersenyum. Ia kembali duduk di hadapanku. “Sudahlah, Ru. Aku tidak akan mengungkitnya lagi. Sekarang ceritakan padaku. Apa Yuna kembali lagi setelah kepergian malam itu?”

Aku menghela napas panjang setidaknya dua kali. Berat sekali. Semakin berat setelah beberapa episode kuceritakan pada Moy. Akan tetapi, memang harus seperti ini jalannya. Tidak ada makan siang yang gratis, tidak ada senyum tanpa perjuangan yang mahasialan.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelangiku untuk Gaza

Selasa, 21 September 2021 | 08:22 WIB

Kopi Sore dan Timbunan Cinta Enam

Selasa, 14 September 2021 | 21:46 WIB

Kopi Sore dan Timbunan Cinta Lima, Rumah Kaca

Senin, 13 September 2021 | 21:05 WIB

Kopi Sore dan Timbunan Cinta Bagian Empat

Minggu, 12 September 2021 | 22:10 WIB

Pangeran Berkuda

Minggu, 12 September 2021 | 06:15 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Empat Belas

Sabtu, 11 September 2021 | 20:43 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Tiga Belas

Sabtu, 11 September 2021 | 19:41 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Dua Belas

Sabtu, 11 September 2021 | 15:42 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Sebelas

Sabtu, 11 September 2021 | 05:45 WIB

Kopi Sore dan Timbunan Cinta Bagian Dua

Kamis, 2 September 2021 | 18:10 WIB

Kopi Sore dan Timbunan Cinta Bagian Satu

Rabu, 1 September 2021 | 17:42 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Sepuluh

Rabu, 1 September 2021 | 13:12 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Sembilan

Rabu, 1 September 2021 | 12:19 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Delapan

Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:57 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Tujuh

Selasa, 31 Agustus 2021 | 15:28 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Enam

Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:08 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Lima

Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:17 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Empat

Senin, 30 Agustus 2021 | 21:23 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Tiga

Senin, 30 Agustus 2021 | 18:47 WIB

Dua Gelas Kisah Bagian Dua

Senin, 30 Agustus 2021 | 17:46 WIB
X