• Selasa, 29 November 2022

Sebanyak 20 Persen Kapal Kontainer Terjebak Kemacetan di Berbagai Pelabuhan Utama Dunia

- Rabu, 4 Mei 2022 | 20:29 WIB
Ilustrasi: Tumpukan peti kemas di sebuah pelabuhan (Pixabay/Pexel)
Ilustrasi: Tumpukan peti kemas di sebuah pelabuhan (Pixabay/Pexel)

KLIKANGGARAN-- Sebuah studi baru oleh Royal Bank of Canada (RBC) menemukan bahwa 20% kapal kontainer saat ini terjebak kemacetan di berbagai pelabuhan utama, lansir RT.com.

Menurut laporan itu, yang diterbitkan pada hari Selasa dan dilihat oleh Reuters, penguncian Covid di China, konflik di Ukraina, dan ketegangan lainnya menyebabkan penundaan bongkar muat kapal kontainer yang lebih lama di pelabuhan sehingga menaikkan biaya.

Data RBC menunjukkan bahwa kapal kontainer yang menunggu berlabuh di Pelabuhan Shanghai sekarang berjumlah 344.

Itu adalah peningkatan 34% selama sebulan terakhir, dengan pengiriman dari gudang di China ke satu di Amerika Serikat saat ini memakan waktu 74 hari lebih lama dari biasanya.

Baca Juga: Rusia Memasukkan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, ke Dalam Daftar Blacklist

Hal yang sama juga terlihat di Eropa, di mana kapal-kapal kontainer dari China datang rata-rata terlambat empat hari.

“Kemacetan pelabuhan global memburuk dan menjadi semakin meluas,” kata analis RBC, mengakui bahwa sulit untuk mengatakan kapan keadaan akan membaik. Banyaknya masalah memiliki “efek peracikan negatif seperti domino di berbagai pasar,” tambah mereka.

Menurut laporan tersebut, sejak dimulainya perang di Ukraina dan tenggelamnya beberapa kapal di Laut Hitam, perusahaan asuransi telah menaikkan premi antara 1% dan 5% dari nilai kapal dibandingkan dengan tingkat sebelum perang sebesar 0,25%. .

Sementara itu, harga bahan bakar laut di Singapura, pelabuhan pengisian bahan bakar terbesar di dunia, telah melonjak 66% selama setahun terakhir.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Spesifikasi dari Realme 10 yang Cocok untuk Siapa Saja

Sabtu, 12 November 2022 | 09:21 WIB

Gebrakan Elon Musk: Vine Akan Diaktifkan Lagi?

Rabu, 2 November 2022 | 21:42 WIB

Rekomendasi Berbagai Rak Kamar Mandi

Sabtu, 17 September 2022 | 10:46 WIB

CEO FedEx: Ekonomi Global Sedang Menuju Resesi

Sabtu, 17 September 2022 | 07:52 WIB

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:56 WIB
X