• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Palembang, Klikanggaran.com (22-09-2018) - Pemprov Sumsel pada tahun anggaran 2016 telah menganggarkan pendapatan dari lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah sebesar Rp18.708.223.780,00. Dan, telah terealisasi sebesar Rp30.547.253.019,28 atau 163,28% dari anggaran.

Dalam realisasi penerimaan lain-lain PAD yang sah tersebut di antaranya terdapat penerimaan dari kerja sama bangun guna serah atau BOT (Built Operate and Transfer) sebesar Rp3.861.134.135,00.

Berikut rinciannya :

- PT PPM sebesar Rp1.372.861.547,00

- SH Rp55.000.000,00

- PT GP Rp188.202.187,00

- RJT Rp330.000.000,00

- PT GISI Rp1.915.070.401,00

Informasi yang didapat klikanggaran.com menunjukkan, terdapat potensi pendapatan penerimaan yang kurang sebagai bagian dari PAD Pemrov Sumsel, salah satunya dari PT GISI.

Berdasarkan perjanjian addendum ketiga antara PT GISI dan Pemprov Sumsel Nomor 025/GISI-HO/XII/2014 tanggal 24 Desember 2014 diketahui bahwa selain mendapat kontribusi tetap sesuai yang ditetapkan dalam perjanjian, Pemprov Sumsel juga berhak mendapat kontribusi bagi hasil atas pengelolaan perparkiran sebesar 40% dari pendapatan bersih setelah dikurangi pajak dan biaya pengelolaan parkir.

Hasil perhitungan kembali atas pembagian ke Pemprov Sumsel berdasarkan atas pengelolaan perparkiran tahun 2015 diketahui terdapat indikasi kekurangan pembayaran kontribusi perparkiran kepada Pemrov Sumsel sebesar Rp371.903.777,00.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...