• Sabtu, 20 Agustus 2022

BNI Syariah Gelar Pelatihan Manajemen Masjid Pulau Jawa secara Virtual

- Minggu, 4 Oktober 2020 | 20:05 WIB
bni anies
bni anies


Jakarta, Klikanggaran.com--BNI Syariah bekerja sama dengan Yayasan Daarut Tauhiid Peduli mengadakan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) batch II tahun 2020 menggandeng Dewan Kemakmuran Masjid serta Pemerintah Daerah dan Kota di wilayah pulau Jawa. Pelatihan Manajemen Masjid ini kembali dilakukan secara virtual, dengan empat kali sesi pertemuan selama dua jam tiap pekan. PMM batch II sesi 1 ini diikuti oleh hampir 500 peserta.


Hadir dalam Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) batch II tahun 2020 Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan; Penulis Buku Problematika Masjid, Agus Mubarok; dan Direktur Fundraising DT Peduli, Muhammad Ihsan. Turut hadir Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dan Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Ida Triana Widowati.


Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan melalui program manajemen masjid, diharapkan masjid dapat menjadi sentra halal ecosystem. “Masjid difungsikan sebagai sarana mencerdaskan dan sebagai pusat kegiatan umat agar lebih produktif, terutama sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Firman.


Selain itu, diharapkan program ini dapat mencetak takmir-takmir masjid yang profesional untuk peningkatan kualitas pengelolaan masjid, serta mengoptimalkan peranan masjid di tengah lingkungan masyarakat. Kedepannya, hal ini berpeluang bagi BNI Syariah untuk menjadi salah satu pengelola keuangan bagi masjid-masjid yang ada diseluruh Indonesia.


-
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo ketika memberikan sambutan dalam Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) batch II tahun 2020, Sabtu (3/10).

Dalam kondisi pandemi COVID-19, masjid sebaiknya menjadi percontohan rumah ibadah dalam hal penerapan protokoler kesehatan dan pencegahan penyebaran COVID-19. Hal ini dilakukan diantaranya dengan menerapkan teknis panduan ibadah di era new normal seperti penggunaan masker, hand sanitizer, dan physical distancing antar jamaah.


Masjid sebaiknya memiliki panduan ibadah di era new normal dan menjadi percontohan rumah ibadah dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Dengan pengelolaan manajemen dan keuangan yang baik, masjid juga dapat turut membantu masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19 dengan memberikan bantuan dalam bentuk pinjaman usaha.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berharap pelatihan manajemen masjid tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek tapi juga jangka panjang dan pelatihan seperti ini bisa menjangkau daerah yang lebih luas.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan yang menarik, karena BNI Syariah merupakan salah satu bank syariah yang paling banyak melakukan terobosan dan saat ini menjadi rujukan utama. Saya harap, Pelatihan Manajemen Masjid menjadi kegiatan yang memberikan manfaat besar,” kata Anies Baswedan.


Saat ini peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah dan pusat pembelajaran agama saja, namun juga menjadi tempat kegiatan kemasyarakatan, ekonomi sosial dan budaya. Oleh karena itu pengelolaan masjid membutuhkan perencanaan yang matang dan kemampuan untuk melihat peluang dan risiko serta kelemahan dan kelebihan.

Halaman:

Editor: Tim Marketing

Tags

Terkini

Wali Kota Resmikan SPBU dan Masjid Lubuklinggau

Jumat, 12 Februari 2021 | 11:13 WIB
X