• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Lahat, klikanggaran.com - Persiapan Musda sudah pasti dilakukan oleh setiap partai di tingkat DPD/ kabupaten, untuk meningkatkan kualitas kader yang proporsional, terlebih dalam mensukseskan Pilkada tahun 2018 mendatang. Apalagi dalam kader Golkar akan ada pencalonan untuk mewakili Partai Golkar dalam pertarungan merebut kursi nomor satu di Bumi Seganti Setungguan, yaitu Ketua DPD Partai Golkar, Bapak Drs. Parhan Berza, M.M. yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lahat.

Sosialisasi pun dilakukan ke tingkat kecamatan maupun desa, dengan mendekati masyarakat untuk bergabung dengan Partai Golkar, yang juga sedang mempersiapkan Musda Golkar mendatang di Kantor DPD Partai Golkar, Jalan Bayangkara, Kabupaten Lahat, Senin (29/8/2016).

 

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPD Partai Golkar, Bapak Drs. Parhan Berza, M.M., Ketua KPU Kabupaten Lahat, Bapak Syamsul Rizal, Sekretaris Umum DPD Partai Golkar, Bapak Hazairin Hanapia, dan seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Lahat.

Ketua Umum, Drs. Parhan Berza, M.M. dalam sambutannya menyatakan bahwa semua kader Golkar harus bisa bersaing dengan kader-kader partai lainnya.

“Kita siap mendukung pemerintah kabupaten dalam bidang sosialisasi ke tingkat kecamatan dan desa, siap menggerakkan semua kepengurusan di tingkat kecamatan, dan Insya Allah Pilkada yang akan datang saya siap untuk maju dalam pencalonan Bupati Kabupaten Lahat," tegasnya.

Kemudian Ketua KPU, Bapak Syamsul Rizal mengatakan, "Semua partai harus melewati verifikasi partai, baik itu partai besar ataupun partai baru. Mengenai Revisi UU Nomor 8 tahun 2015 ke UU Nomor 10 tahun 2016, bahwa bupati yang ingin mencalonkan diri sebagai gubernur maka ia harus mengundurkan diri sebagai bupati, dan secara otomatis  wakil bupati maju sebagai bupati sementara, dan untuk pencalonan menjadi bupati setidaknya minimal ia harus memiliki 8 kursi di DPRD."

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...