• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (8/11/2017) - Pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, yang sedang berlangsung itu, menyedot perhatian rakyat Indonesia. Pasalnya, di tengah-tengah kebahagian putri Presiden yang sedang melangsungkan akad nikah, muncul perdebatan terkait persoalan jumlah tamu undangan yang hadir.

Perdebatan bermula dari politisi PKS yang juga Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, yang mengkritik pernikahan Kahiyang Ayu bersama Bobby Nasution terkait jumlah undangan yang sampai ribuan.

Kemudian politikus PDIP, yakni Eva Kususma Sundari, menanggapinya di salah satu media online, bahwa sebetulnya hajat pernikahan tersebut bukan tergolong mewah. Tapi, kalau intens of number ya itu memang seperti luar biasa karena sampai enam ribu.

Dalam situasi seperti ini, rakyat Indonesia hanya bisa mendoakan pernikahan putri sang Presiden, semoga diberikan keberkahan, sakinah, mawadah, warrohmah, dalam membangun bahtera rumah tangga.

Jangan seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, yang dari tahun ke tahun ada saja persoalan yang muncul terkait pengelolaan anggaran.

Sebelumnya, terdapat temuan Klikanggaran.com di Kemenhub terkait anggaran pada tahun 2015, dan sekarang pada tahun 2016, Klikanggaran.com menemukan adanya dugaan mark up hingga miliaran rupiah.

Misalnya, pada empat unit Eselon I terdapat kelebihan pembayaran hingga Rp26.171.275.428. Bahkan tercatat kelebihan pada aset tetap sebesar Rp32.576.842.544 atas kelebihan bayar yang belum maupun yang sudah dikembalikan ke kas negara.

Ironis sekali bila melihat data di Kemenhub, karena persoalan pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya tidak mengalami perubahan yang baik.

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...