Wiranto: Tumbuhkan Rasa Cinta pada Negeri, Maka Akan Tumbuh Rasa Ingin Membela!

Jakarta, Klikanggaran.com (8/9/2017) - Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) yang juga menjadi salah satu Dewan Penasehat Alumni Universitas Negeri Jakarta (UNJ), memberikan kuliah umum dengan tema “Pendidikan dan Bela Negara” dalam pelantikan kepengurusan Ikatan Alumni UNJ masa bakti tahun 2017-2020, di Gedung Bung Hatta, Kompleks Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).

Di hadapan para alumni UNJ yang berjumlah 100 ribu lebih itu Wiranto menyampaikan bahwa dirinya merasa tak asing saat memberikan kuliah umum dalam pelantikan Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta.

"Saya kalau masuk ke kampus sini merasa bukan tempat asing, karena beberapa waktu lalu saya di sini untuk menimba ilmu. Dan, alhamdulillah apa yang saya peroleh di sini sangat bermanfaat bagi diri saya," kata Wiranto.

Ada keprihatinan yang dirasakan Wiranto terhadap situasi saat ini. Menurutnya, dinamika masyarakat sangat tinggi perubahannya, perilaku masyarakat juga sudah sulit diprediksi. Kehadiran teknologi informasi yang semakin canggih, menurutnya adalah salah satu penyebab perubahan perilaku publik menjadi lebih moderen.

Wiranto menyampaikan, di satu sisi dia mensyukuri hal tersebut, namun di sisi lain ada kerawanan-kerawanan yang sangat luar biasa. Perkembangan teknologi yang kian pesat dimanfaatkan kelompok tertentu untuk mengganggu keamanan nasional.

“Ancaman saat ini sangat multidimensional, yang juga melibatkan orang-orang Indonesia. Seperti korupsi, radikalisasi, narkoba, human traficking, ilegal loging, dan ilegal fishing. Banyak orang Indonesia terlibat sebagai ancaman itu sendiri, ancaman yang nyata, dahsyat, lebih kuat dan ada angkanya," tuturnya.

Menurut Wiranto, ancaman-ancaman itu masuk dengan mudah ke Indonesia karena ada pelemahan terhadap titik-titik sistem pertahanan. Kondisi reformasi ini ada simpul yang terdegradasi tergerus yaitu Pancasila, pemahaman UUD 1945, perasaan memiliki negeri ini, dan Bhineka Tunggal Ika yang tergerus.

“Kalau itu tidak kita tangani, semakin hari semakin lemah negara kita, rentan terhadap perpecahan. Kita sama-sama mempelopori membela negara kita karena ancaman kita ini bukan lagi militer, tapi multidimensional yang melibatkan orang kita. Ayo kita sadarkan diri sendiri dan orang lain untuk bela negeri ini. Ujungnya supaya warga Indonesia merasa memiliki negeri ini. Setelah punya perasaan cinta, pasti muncul rasa ingin membela," tutupnya.

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara