• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com 15/04/2018 - Pengangkatan anggota dewan pengawas syariah Bank Muamalat oleh rapat umum pemegang saham telah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain itu, orang-orang yang diangkat sebagai anggota dewan pengawas syariah Bank Muamalat untuk periode 2017 adalah K.H. DR. (HC) Ma'ruf Amin sebagai Ketua dan adalah DR.H. Oni Sahroni MA, serta Drs. H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si. sebagai anggota.

Kemudian pada tanggal 2 Februari 2017, dua anggota dewan pengawas syariah yang diangkat melalui rapat umum pemegang saham tahunan pada tanggal 29 Juni 2016 telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Tetapi, pengangkatan anggota dewan pengawas syariah  tersebut yang dilakukan oleh Bank Muamalat sepertinya sudah melanggar peraturan Bank Indonesia Nomor 11/3/PBI/2009 pasal 36 (2) yang menyatakan bahwa "anggota dewan pengawas syariah hanya dapat merangkap jabatan sebagai anggota dewan pengawas syariah paling banyak pada 4 lembaga keuangan syariah lainnya.

Bila melihat dari sosok K.H. DR. (HC) Ma'ruf Amin, ternyata selain di Bank Muamalat, beliau juga bekerja pada lembaga perbankan dan asuransi seperti Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mega Indonesia, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Life Insurance.

Dengan demikian, pengangkatan sosok K.H. DR. (HC) Ma'ruf Amin sebagai anggota dewan pengawas syariah Bank Muamalat ditemukan ada kesalahan tafsiran atas peraturan Bank Indonesia (BI) mengenai anggota dewan pengawas syariah yang hanya dapat merangkap jabatan sebagai anggota dewan pengawas syariah paling banyak pada 4 lembaga keuangan syariah lainnya.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...