• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Muara Enim, Klikanggaran.com (11-01-2018) - Pasangan Balon Bupati Muara Enim dari jalur independen, Dr. Hj. Shinta Paramita Sari S.H., Mhum - Syuryadi, S.E., Msh, mengklaim memiliki sebanyak 32 program unggulan yang akan diperuntukan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim jika kelak terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim 2018-2023.

Salah satu di antaranya adalah program yang sangat menyentuh harkat dan martabat masyarakat. Yakni pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja baru. Hal itu diutarakan Shinta pada sejumlah wartawan di posko kemenangan Shinta-Syuryadi, Rabu (10/01/2018).

"Kami memiliki 32 program unggulan di antaranya yaitu kebutuhan yang paling mendasar yang berhubungan langsung dengan harkat dan martabat manusia. Yakni pendidikan,kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja Baru. Saya dengan Ustad Syuryadi telah sepakat akan mendirikan sebanyak 20 Rumah Tahfidz. 1 kecamatan 1 Rumah Tahfidz yang nantinya kita harapkan satu desa akan ada satu Hafizd Qur'an,” ujar Shinta.

Di bidang kesehatan, lanjutnya, pihaknya akan terus meningkatkan dan mengoptimalkan fungsi dari tiga Rumah Sakit Pratama yang ada di Muara Enim. Yakni Pratama Lubai, Gelumbang ,dan Semende. Dan, satu lagi adalah Rumah Sakit Paripurna Tipe B.

“Kita juga telah memiliki 21 puskesmas dan 200 lebih posyandu. Kesemuanya akan terus kita tingkatkan dan optimalkan fungsinya lantaran fisik dan fasilitasnya kita sudah ada. Tinggal komitmen untuk peningkatannya,” tuturnya.

Pihaknya juga mengkalim telah menyiapkan sebanyak puluhan ribu program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Perihal lapangan kerja, dirinya berani untuk menargetkan sebanyak 10.000 penciptaan lapangan kerja baru dalam periode kepemimpinannya. Dimana, di era kepemimpinanya juga akan dibuatkan payung hukum berupa peraturan Daerah (Perda) perihal kewajiban perusahaan untuk mempekerjakan tenaga lokal. Seperti yang telah berlaku di salah satu kabupaten yang ada di Indonesia, yakni Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara.

“Sehingga tidak ada alasan lagi bagi perusahaan untuk tidak mempekerjakan masyarakat Muara enim,” tuturnya.

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...