• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Balikapapan, Klikanggaran.com (21-04-2018) - Namanya Mayapati, atau sering dipanggil Maya. Perempuan berusia 38 tahun ini bekerja sebagai senior planner di fungsi Planning and Scheduling Refinery Unit 5 Balikpapan. Tugas kesehariannya adalah melaksanakan perawatan kilang.

(Mayapati, pekerja Pertamina yang mengkoordinir teknis pengangkatan pipa putus di Teluk Balikpapan memberi komando kepada tim dalam proses persiapan.)

kejadian patahnya pipa Pertamina di teluk Balikpapan, Maya dipercaya menjadi koordiantor tim pengangkatan pipa yang patah, untuk keperluan investigasi penyebab patahnya pipa yang diduga disebabkan faktor eksternal.

Selama hampir 24 tahun berkarya di perusahaan energi, kali ini Maya mendapat amanah baru yang dirasa cukup menantang. Maya harus mengkoordinir tim yang terdiri dari tim Divers, tim kapal Sea Haven 2, tim Internal Pertamina seperti Marine dan HSE dan tim Manintenance, dan memastikan seluruh pengangkatan pipa berjalan lancar tanpa suatu halangan.

Hari ini, tepat di hari Kartini, adalah hari kelima ia berada di atas kapal Sea Haven. Maya mengaku, terkadang merasa was-was bila terjadi sesuatu, mengingat posisi kapal yang cukup jauh dari darat, apalagi saat cuaca sedang buruk. Namun, semangat melaksanakan tugas ditambah tim yang solid membuat Maya bisa mengatasi itu semua.

Satu hal yang bisa diambil dari penugasan ini, Maya banyak mendapat ilmu tentang bagaimana mengkoordinasi tim untuk menyelesaikan tugas walaupun tugas berat sekalipun.

“Kunci dari itu semua adalah kita sendiri harus yakin bahwa kita menguasai masalah yang terjadi. Saat tim yakin dan percaya dengan kemampuan kita, kita bisa mensinkronkan dengan semua yang terlibat dalam tugas," kata Maya saat berbincang di atas kapal Sea Haven 2 yang digunakan untuk mengangkat pipa Pertamina yang patah.

Maya juga berpesan kepada Kartini Pertamina, bersyukurlah karena diberi kesempatan untuk berkarya di perusahaan seperti Pertamina. Berikan kemampuan yang terbaik, dan jangan lupa dengan peran utama sebagai istri dan Ibu dari anak-anak.

"Saat ada kesempatan, jangan pernah sia-siakan kesempatan waktu bersama keluarga, jadilah pekerja wanita dan ibu rumah tangga yang baik dan mampu menjadi teladan bagi anak-anak kita," tegas ibu dari tiga orang anak yang memiliki motto hidup “Hidup itu ibadah, ibadah, dan ibadah”.

Sea Heaven 2 adalah kapal yang digunakan untuk mengangkat pipa Pertamina yang patah 31 Maret 2018 lalu, yang disebabkan kekuatan eksternal. Patahnya pipa sempat menyebabkan tumpahnya minyak mentah Pertamina ke perairan Teluk Balikpapan. Sejak awal April 2018 secara visual Teluk Balikpapan sudah terlihat bersih kembali.

Namun demikian, Pertamina dan warga Balikpapan masih menunggu investigasi atas penyebab eksternal atas patahnya pipa tersebut untuk kepentingan hukum. Di samping itu, warga Balikpapan juga menantikan hasil uji laboratorium atas kualitas air Teluk Balikpapan yang sedang dilakukan KLHK.

Pertamina mengucapkan Selamat Hari Kartini!!! Semangat Kartini juga ada di balik evakuasi pipa Pertamina di Teluk Balikpapan.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...