• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (11-01-2018) - Dalam urusan pertanian, Kementerian Pertanian memang jagonya. Sejumlah impian untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi pun menjadi prioritas utamanya. Namun, sayangnya kok, kerugian negara menjadi ikut terbawa prioritasnya, ya?

Sebagaimana laporan yang diperoleh Klikanggaran.com, pada tahun 2016 ditemukan adanya praktek tidak sehat pada pengadaan alat mesin pertanian dan bibit karet, serta benih bawang merah. Sehingga mengakibatkan indikasi kerugian negara sebesar Rp1.145.362.030.

Hal itu mungkin satu indikasi kerugian saja, akan tetapi, kerugiannya tidak tanggung-tangung, hingga mencapai miliaran rupiah. Jadi bagaimana mau mewujudkan ketahanan pangan dan gizi untuk Indonesia yang lebih baik? Kalau misalnya saja atas pengadaannya pun masih terbilang lemah dan bermasalah?

Untuk ini sebagian publik menilai, hal itu hanyalah sebuah ilusi saja bagi masyarakat Indonesia yang melihatnya. Karena katahanan pangan dan gizi, tanpa diwakili oleh pejabat yang jujur, akan sulit untuk diimplementasikan. Bahkan, akan sulit diterima oleh pejabat, bahwa mereka seyogyanya adalah merupakan pelayan bagi rakyatnya.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...