CBA: Meikarta Tak Sopan, Pemerintah Tutup Mata!

Jakarta, Klikanggaran.com (12/9/2017) – Nama Meikarta kian ramai diperbincangkan publik. Salah satu kritikan pedas datang dari Direktur Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. Uchok mengatakan bahwa Pemerintah Pusat dan Meikarta tidak punya sopan santun. Pasalnya secara sewenang-wenang pemerintah seolah tutup mata dengan masalah proyek Meikarta yang tidak punya sopan santun, dan mengabaikan kearifan lokal.

"Pemerintah pusat dan Meikarta tidak punya sopan santun, pemerintah mendukung proyek yang belum jelas dan bisa saja menipu rakyat," ujar Uchok kepada Klikanggaran.com di Jakarta, Senin (11/9/2017).

“Mengapa bisa muncul dugaan penipuan kepada rakyat? Belum jelas segala izin proyek Meikarta yang bakal dikerjakan Lippo Group ini,” lanjutnya.

Menurut Uchok, Proyek Meikarta ini mirip reklamasi. Pemerintah dan Meikarta selain tidak ada sopan santunnya juga belum ada transparansi.

“Seharusnya pemerintah pusat juga menghargai pemerintah daerah. Persoalan izin dan nama ke depannya akan menjadi masalah. Persoalan pembebasan tanahnya juga belum jelas, izin Meikarta secara keseluruhan juga belum selesai. Kenapa juga harus dinamakan Meikarta? Kenapa bukan nama yang lain?" pungkasnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Uchok Sky Khadafi, anggota Komisi III, T.B Soemandjaja, mengungkapkan bahwa negara ini berdiri dan terus bertahan, lantaran menjunjung tinggi kepatuham kepada hukum.

"Indonesia ini negara hukum, harus taat peraturan, Pasal 3 UUD 1945 harus diingat dan dijalankan. Karena persoalan belum izin, amdal, dan lainnya belum jelas dan lengkap, maka harusnya pembangunan segera dihentikan," tegas Soemandjaja.

Dengan tegas politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendesak, agar secara keseluruhan Meikarta berhenti. Pembangunan dihentikan, pemasaran juga harus berhenti. Dan, kalau tetap dilanjutkan, menurutnya itu adalah penyesatan.

“Pemerintah semestinya tidak boleh mendukung atau ikut bicara terkait proyek Meikarta yang belum jelas seperti itu. Apalagi ikut memfasilitasi, seperti ada yang mengajak atau mengarahkan pegawainya," pungkas Soemandjaja.

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara