• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (24/10/2017) - Salah seorang musisi legendaris Indonesia, Benny Panjaitan, dikabarkan telah mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Ciledug, Tangerang, pada Selasa, 24 Oktober 2017. Benny berpulang ke pangkuan Sang Khalik pada usia 70 tahun setelah perjuangan panjang melawan penyakit stroke yang sudah menahun dideritanya.

Benny Panjaitan dikenal sebagai salah seorang personel dari Panbers, yang merupakan kependekan dari Panjaitan Bersaudara. Band tersebut beranggotakan empat kakak beradik, Hans, Benny, Doan, dan Asido Panjaitan.

Kelompok musik ini didirikan pada 1969 di Surabaya, terdiri dari empat orang kakak beradik kandung putra-putra dari Drs. JMM Pandjaitan SH (alm) dengan Bosani SO Sitompul. Mereka adalah Hans Panjaitan pada lead guitar, Benny Panjaitan sebagai vokalis dan rhythm guitar, Doan Panjaitan pada bas dan keyboard, Asido Panjaitan pada drum.

Salah satu lagu hit dari grup Panbers adalah “Terlambat Sudah”. Lagu ini mengisahkan seseorang yang didatangi kembali oleh kekasihnya setelah sang kekasih meninggalkannya pergi, padahal saat itu dia sangat mencintai kekasihnya. Tapi, kedatangannya dianggap terlambat sebab sekarang ia telah menemukan orang lain yang menggantikan kekasihnya itu.

Terlepas dari syairnya, judul lagu ini, yaitu “Terlambat Sudah”, seolah-olah mengingatkan para penegak hukum agar segera bertindak melakukan penyidikan terhadap indikasi terjadinya korupsi di berbagai lembaga pemerintahan. Membiarkan indikasi korupsi di lembaga pemerintahan berarti membiarkan anggaran negara menjadi bancakan para koruptor yang selalu rakus dengan uang.

Dalam catatan klikanggaran.com, rasanya sulit untuk tidak mengatakan bahwa hampir selalu ada indikasi mark up di setiap anggaran. Kita berupaya terus untuk mengawal agar kebocoran lewat mark up bisa dikurangi, atau hilang sama sekali.

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...