• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (23-02-2018) - PT Hutama Karya, pada awalnya merupakan perusahaan swasta Hollandsche Beton Maatschappij. Tetapi, pada tahun 1961 perusahaan swasta Hollandsche Beton Maatschappij ini dinasionalisasi dan berganti nama menjadi perusahaan negara Hutama Karya.

Seperti diketahui, kini PT Hutama Karya telah menjadi perseroan yang bergelut di bidang usaha industri kontruksi, pengusahaan jalan tol, kemampuan di bidang jasa konstruksi, dan bisnis properti.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan oleh Hutama Karya dari tahun 2013 sampai 2016 adalah kontrak kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam pembangunan Jalur Ganda Cempaka - Blambangan Umpu dengan nilai proyek sebesar Rp172.085.000.000.

Ada yang menarik dari kerja sama antara Hutama Karya dengan PT Kereta Api Indonesia. Yaitu hilangnya besi beton sebanyak 461.377,89 kg dengan harga satuan Rp7.000 atau senilai Rp3.229.645.230.

Dari data yang tersaji di Klikanggaran.com menunjukkan, jumlah secara keseluruhan besi beton tersebut adalah sebanyak 876.598,08 kg, akan digunakan untuk pembangunan 78 jembatan sepanjang jalur Cempaka - Blambangan Umpu.

Dengan adanya kehilangan besi beton ini, sebaiknya aparat hukum turun ke lapangan dan segera melakukan penyelidikan atas kasus ini. Panggil saja Dirut PT Hutama Karya dan PT Kereta Api Indonesia dalam kasusnya hilangnya besi beton tersebut, untuk diminta keterangannya.

Subcategories

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...