KPK Harus Usut Stadion Mini Pondok Gede

Jakarta, Klikanggaran.com (9/8/2017) - Direktur CBA (Center for Budget Analysis), Uchok Sky Khadafi, menyatakan kepada Klikanggaran.com bahwa hari ini dirinya meminta kepada "Kuningan" alias KPK untuk menangani pembangunan stadion mini Pondok Gede. Hal ini dinyatakannya pada saat menjawab persoalan pembangunan stadion mini Pondok Gede.

Menurut Uchok Sky Khadafi, sepertinya hanya sebuah angan-angan saja, jika publik meminta Kejati atau Kejari untuk segera menyelidiki kasus pembangunan stadion mini Pondok Gede tersebut. Karena sampai sekarang belum ada pengusutan atau penanganan dalam kasus ini.

"Maka untuk itu, dibutuhkan KPK untuk membongkar kasus kejanggalan pembangunan stadion mini Pondok Gede ini. Masa ada, stadion mini atau kecil, tapi pembangunannya tidak pernah selesai. Selalu APBD tiap tahun mengalokasikan dan Pemerintah Kota Bekasi selalu melakukan lelang," tegas Uchok Sky pada Selasa (9/8/2017).

Untuk diketahui publik, bahwa anggaran yang habis hanya untuk sebuah stadion mini Pondok Gede ini adalah sebesar Rp6.469.012.000. Ini benar-benar aneh, karena anggaran yang diperuntukkan besar sekali, tapi stadionnya kecil. Anggaran Rp 6,4 miliar ini patut dicurigai, karena menandakan bahwa pembangunan stadion mini ini tidak wajar. Gedung yang akan dibangun minim, tapi belanja pembangunannya sangat mahal.

Masa untuk pembangunan stadion mini Pondok Gede saja setiap tahunnya Pemerintah Kota Bekasi harus menganggarkannya? Mari cek, tahun 2017 alokasi anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 945,2 juta. Sementara realisasi anggaran tahun 2016 untuk stadion mini ini sebesar Rp3.776.574.000. Dan, pada tahun 2015 sudah menelan anggaran pajak rakyat mencapai Rp1.747.231.000.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Korupsi

More Articles

Medsos Klikanggaran